Pemerintah Subsidi Lima Bahan Pokok

Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) memberikan harga subsidi

Pemerintah Subsidi Lima Bahan Pokok
SERAMBI/HERIANTO
KADIS Perindag Aceh, Muhammad Raudhi melayani pembeli di pasar murah Kuta Baro, Aceh Besar, Selasa (23/4). 

* Yang Dijual di Pasar Murah

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) memberikan harga subsidi untuk lima komoditi bahan pokok yang akan dijual di arena pasar murah. Kegiatan pasar murah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah akan digelar secara serentak di 23 kabupaten/kota, sejak Selasa hingga Jumat (23-24/4).

Empat dari lima komoditi mendapat subsidi sebesar Rp 3.000/kilogram (kg), yaitu beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu. Sedangkan untuk telur ayam ras disubsidi pemerintah sebesar Rp 250/butir.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Aceh, Muhammad Raudhi, kepada Serambi, Selasa (23/4), seusai membuka pasar murah di Pasar Kuta Baro, Aceh Besar, mengatakan, program buka pasar murah ini dilakukan setiap menjelang bulan Ramadhan.

“Kegiatan pasar murah setiap tahun digelar dan sudah menjadi agenda rutin Disperindag Aceh. Pasar murah diadakan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan membantu masyarakat kurang mampu di Aceh mendapatkan kebutuhan pokoknya menjelang puasa, dengan harga murah dan terjangkau,” ujarnya.

Dikatakan Raudhi, setiap tahun Disperindag Aceh melaksanakan pasar murah sebanyak tiga kali. Yaitu menjelang Ramadhan, menjelang Lebaran Idul Fitri, dan menjelang peringatan Tahun Baru Hijriah, 1 Muharaam. Untuk tahun 2019 ini, untuk wilayah Aceh Besar, pembukaan perdana pasar murah dipusatkan di di Pasar Kuta Baro.

Hadir pada kegiatan tersebut Kapuspitra Kemendag, Jully P Tambunan, Kepala Bulog Aceh, Sabaruddin, Staf Ahli Bupati Aceh Besar, Jafar Kadisperindag Aceh Besar, Ir Taufiq, Kapolsek, Danramil.

Kasi Perdagangan Disperindag, Abdullah, menjelaskan, kegiatan pasar murah yang digelar di Pasar Kuta Baro disabut antusias masyarakat setempat. Sejak pukul 09.00 WIB, warga berbondong-bondong memadati arena pasar murah untuk membeli bahan kebutuhan pokok yang dijual.

Ditambahkan Abdullah, untuk pelaksanaan pasar murah menyambut bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah ini, bahan kebutuhan pokok yang dijual dengan batasan 10 ton beras, 8,5 ton gula pasir, 8,5 ton minyak goreng, 4 ton tepung terigu, dan 48 ribu butir telur ayam.

“Penyedia ke lima komoditi yang dijual di Pasar Murah Pemerintah Aceh di 23 kabupaten/kota itu, semuanya menjadi tanggung jawab Bulog Aceh. Sedangkan sumber anggarannya senilai Rp 105 juta, bersumber dari dana APBA 2019.

Kasi Perdagangan Disperindag Aceh, Abdullah menambahkan, pihaknya membatasi jumlah pembelian bahan pangan yang dijual di pasar murah. “Untuk beras hanya boleh membeli satu karung, minyak goreng dua bungkus, gula pasir dua bungkus, tepung terigu dua bungkus, dan telur ayam satu lemping,” jelasnya.

Pembatasan jumlah pembelian itu dilakukan agar masyarakat miskin yang membeli bisa lebih banyak dan tersebar. Dilakukannya pembatasan jumlah pembelian, tambah Abdullah, karena bahan pokok yang disubsidi pemerintah volumenya terbatas.

Dijelaskan, setelah disubsidi pemerintah, harga beras premium yang dijual di pasar murah menjadi Rp 80 ribu/karung (10 Kg). Minyak goreng Rp 22.000/dua kg, gula pasir Rp 9.500/kg, tepung terigu Rp 7.500/kg, dan telur ayam Rp 31.000/lempeng (30 butir).(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved