Tim Medis Aceh Tengah Cek Kondisi Kesehatan Petugas Penyelenggara Pemilu, Siapa Saja Mereka

petugas kesehatan di seluruh puskemas di Kabupaten Aceh Tengah, selama dua hari terakhir, melakukan pengecekan kondisi kesehatan para petugas..

Tim Medis Aceh Tengah Cek Kondisi Kesehatan Petugas Penyelenggara Pemilu, Siapa Saja Mereka
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Petugas medis Puskesmas di Aceh Tengah sedang mengecek kesehatan penyelenggara Pemilu 2019, Rabu (24/4/2019).Rata-rata petugas pemilu maupun personel keamanan mengalami kelelahan setelah beberapa hari bekerja tanpa henti. 

Tim Medis Cek Kondisi Kesehatan Petugas Penyelenggara Pemilu

 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

 

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Para petugas kesehatan di seluruh puskemas di Kabupaten Aceh Tengah, selama dua hari terakhir, melakukan pengecekan kondisi kesehatan para petugas penyelenggara pemilu serta personel keamanan yang menjaga proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. 

 

Baca: Menderita Sakit CTD STAGE V, Bocah Asal Aceh Selatan Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

Baca: Caleg Ini Meninggal 2018, Tapi Raih Suara Terbanyak di Internal Partai 

Baca: Tim Medis Puskesmas di Bireuen Siaga dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Suara

Dilakukan pengecekan kesehatan tersebut, karena sudah beberapa hari terakhir, para petugas penyelenggara pemilu, bekerja tanpa henti sejak hari pencoblosan 17 April 2019 lalu.

“Seluruh tim medis puskemas di 14 kecamatan, sudah melakukan pengecekan kondisi kesehatan para petugas penyelenggara pemilu,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah, Jayusman,  kepada Serambi news.com,  Rabu (24/4/2019) 

Pengecekan tersebut, berlangsung selama dua hari berturut-turut di 14 kecamatan. Bahkan, untuk memastikan kondisi kesehatan para petugas penyelenggara pemilu dalam kondisi baik, tim medis akan melakukan pengecekan setiap dua hari sekali.

“Pengecekan kesehatan ini, akan terus dilakukan sampai proses rekapitulasi selesai,” jelasnya. 

Berdasarkan hasil pengecekan, sebagian besar kondisi petugas penyelenggara pemilu yang masih melakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan serta personel keamanan mengalami kelelahan karena faktor kurang tidur.

“Ketika seseorang kurang tidur, tentu tensi darahnya akan menurun dan akan merasa kelelahan,” terang Jayusman. 

Menurut Jayusman, meskipun para petugas medis tidak ditempatkan di lokasi-lokasi rekapitulasi, tetapi tenaga kesehatan tetap berada di puskesmas-puskesmas sehingga ketika terjadi keadaan emergency bisa segera ditangani.

“Kita berharap, kalau ada petugas pemilu yang butuh bantuan medis, segera disampaikan ke puskesmas terdekat, agar bisa ditangani,” pungkasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, KIP Aceh Tengah, juga sudah melayangkan surat kepada Pemkab setempat untuk meminta penempatan tenaga medis di sekretariat PPK se-Aceh Tengah.

Penempatan petugas medis tersebut, merupakan bagian dari antisifasi karena melihat kondisi para petugas penyelenggara pemilu yang mulai kelelahan. (*) 

Penulis: Mahyadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved