Massa APSR Beraksi di Depan Kantor KIP

Massa yang menamakan diri Aliansi Penyelamat Suara Rakyat (APSR) menggelar aksi damai di dua titik

Massa APSR Beraksi di Depan Kantor KIP
SERAMBI/ZAKI MUBARAK
MASSA yang tergabung dalam APSR menggelar aksi damai di pinggir jalan dekat Masjid Islamic Center, Kota Lhokseumawe, Kamis (25/4). 

LHOKSEUMAWE - Massa yang menamakan diri Aliansi Penyelamat Suara Rakyat (APSR) menggelar aksi damai di dua titik dalam wilayah Kota Lhokseumawe, yakni dimulai di pinggir jalan depan Masjid Agung Islamic Center, dan dilanjutkan di depan Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe, Kamis (25/4).

Aksi ini untuk mendesak penyelenggara pemilu terutama Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar tidak sampai melakukan kecurangan saat perhitungan suara, khususnya pemilihan presiden (Pilpres).

Aksi yang mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian diawali di pinggir jalan depan Masjid Agung Islamic Center sekitar pukul 10.30 WIB. Membawa sejumlah spanduk dan poster, massa meminta penyelenggara Pemilu berlaku adil dan tidak curang dalam proses perhitungan suara. Aksi juga diwarnai dengan orasi dari sejumlah perwakilan massa.

Setelah berorasi sekitar satu jam, massa lalu bergerak untuk melakukan aksi di depan kantor KIP Lhokseumawe kawasan Uteunkot. Di lokasi tersebut mereka juga mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Hanya beberapa menit berorasi, sejumlah perwakilan massa pun melakukan audiensi dengan Komisioner KIP Lhokseumawe, Mulyadi, di ruang kerja Ketua KIP Lhokseumawe.

Pembina Aliansi Penyelamat Suara Rakyat, Tgk Muslem At-thahiri menyebutkan, aksi ini digelar menyusul berkembangnya informasi salah input hasil Pilpres yang dilakukan KPU dalam situs resminya.

Karena itu, pihaknya mendesak KPU jangan sampai melakukan kecurangan dalam proses rekapitulasi suara. “Hargai suara rakyat. Lakukan perhitungan secara adil. Pastinya kami akan terus melakukan pengawalan,” jelasnya.

Sementara Komisioner KIP Lhokseumawe, Mulyadi mengaku proses perekapan suara secara resmi melalui pleno di Lhokseumawe masih di tingkat kecamatan. Nantinya perekapan suara secara resmi melalui pleno akan terus berlanjut ke tingkat KIP Lhokseumawe, KIP Aceh, hingga ke KPU. “Ini sebuah semangat sehingga kami akan terus bekerja lebih hati-hati agar tidak sampai adanya kesilapan,” demikian Mulyadi.(bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved