Yuk! ke Taman Sari, Ada Puluhan Stan Handmade Lokal di Expo 2019

Sebanyak 100 pelaku UMKM yang terbagi atas 20 stan, meramaikan Expo 'Festival budaya daerah 2019'.

Yuk! ke Taman Sari, Ada Puluhan Stan Handmade Lokal di Expo 2019
SERAMBI/BUDI FATRIA
PENGUNJUNG menikmati kopi di acara Banda Aceh Coffee Festival 2018, di Taman Sari, Banda Aceh, Sabtu (15/12) sore. 

Laporan Nurul Hayati | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM - Sebanyak 100 pelaku UMKM yang terbagi atas 20 stan, meramaikan Expo 'Festival budaya daerah 2019'.

Pameran dalam rangka HUT Banda Aceh ke-814 itu, bertempat di Taman Bustanussalatin (Taman Sari), Banda Aceh (28-30/4/2019).

"Saya ingin mengenalkan batik khas Aceh kepada pengunjung. Nah! Momen expo seperti ini paling tepat untuk mengedukasi dan mengenalkan batik Aceh lebih dekat dengan warganya," ujar Hikmah, produsen 'Hibatik' kepada Serambinews.com, Senin (29/4/2019).

Ia menjelaskan, batik Aceh bukan hanya rencong atau rumoh Aceh.

Tapi juga lahir dari kekayaan alam dan budaya.

Sebut saja contoh karyanya, yaitu motif seulanga dan tari saman.

Baca: Yuk! Malam Ini Ketemu Zaskia Sungkar di Taman Sari Banda Aceh 

Baca: Malam Ini, Islamic Fashion Festival 2019 Hadir di Taman Sari

Baca: Pesona Festival Tulip di Istanbul

Sejak berdiri 2013 lalu, saat ini 'Hibatik' telah melahirkan 30 motif batik Aceh, baik batik tulis, prin, mau pun cap.

Dijual dengan harga mulai dari Rp 150 ribu - Rp 500 ribu.

Selain stan batik, expo UMKM 2019 juga diisi oleh stan makanan tradisional, pernak pernik aksesoris, fashion, hingga interior rumah.

Kesemuanya handmade dan merupakan karya pelaku usaha lokal.

Sebut saja untuk fashion dengan brand 'Welin' dan 'Minyeuk Pret'.

Sementara untuk aksesoris dan dekorasi rumah, ada 'Longcraft' dan 'Rumah Pinus Wood Working'.

Bagaimana, anda tertarik?  (*)

Penulis: Nurul Hayati
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved