Sembilan Mitos Serta Fakta Tentang Puasa yang Harus Anda Ketahui

Itulah yang bisa menyebabkan kegemukan. Juga jangan berbuka dengan minum kopi karena akan merangsang pengeluaran cairan tubuh."

Sembilan Mitos Serta Fakta Tentang Puasa yang Harus Anda Ketahui
FB Sahabat Erdogan
Buka puasa Ramadan di Istanbul, Turki 

SERAMBINEWS.COM - Beberapa mitos kadangkala menjadi benar karena sudah terbiasa atau sering mendengarnya. Padahal, bisa jadi, karena tidak mengetahui faktanya, mitos tersebut menjadi salah diterapkan.

Dr. Florentina R Wahjuni, CQ.Phy., CHt., Ahli Kesehatan Holistik Medis dari RS Meilia Cibubur, membahas beberapa mitos dan fakta tentang puasa.

1. Ibu Menyusui tidak boleh berpuasa

Faktanya:  Puasa tidak memengaruhi kualitas ASI. "Tubuh manusia sangat pintar karena bisa melakukan kompensasi dalam keadaan apa pun, asalkan tidak berlebihan. Yang dikhawatirkan pada ibu menyusui adalah rasa haus dan kekhawatiran mengalami dehidrasi," kata dr. Florentina.

Lakukan : Bagi ibu menyusui, sangat penting untuk menjaga kesehatan saat puasa. Mereka harus memerhatikan kebutuhan vitamin, cairan, elektrolit, nutrisi, protein.

Sebaiknya, minum 8 gelas air dalam sehari. Bisa dibagi-bagi di waktu tertentu: minum 2 gelas saat bangun tidur sebelum sahur, 2 gelas sambil makan sahur, buka puasa  1 gelas,  makan malam 2 gelas, dan sebelum tidur 1 gelas.

Baca: Rapat Pleno Rekapitulasi Provinsi Dikawal 230 Personel Gabungan

Selain itu, lanjut ibu dua anak ini, jangan lupa untuk memerhatikan kualitas asupan gizi. Kalori yang dibutuhkan dalam sehari mencapai 700 kalori tambahan atau setidaknya 500 kalori. Jangan kebanyakan karbohidrat atau makanan manis. Konsumsi daun katuk agar produksi ASI tetap lancar.

Baca: Game of Thrones: Kematian Mengejutkan dan Berbagai Alasan Lain Di Balik Rekor Rating

2. Puasa pada ibu hamil

Faktanya : Ibu hamil tetap bisa berpuasa asal memerhatikan nutrisi dan tercukupi selama sahur dan berbuka. Bagi kehamilan di triwulan pertama jika masih mual sebaiknya jangan berpuasa dulu.

Tapi, kalau mualnya sudah teratasi dan tidak mengganggu kehamilan, boleh saja berpuasa.

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved