Polisi Periksa Satu Tersangka Tindak Pidana Pemilu, Begini Kemajuan Kasus

Penyidik Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Polres Aceh Utara, Kamis (9/5/2019) memeriksa satu tersangka lagi yang terlibat dalam kasus tindak pidana

Polisi Periksa Satu Tersangka Tindak Pidana Pemilu, Begini Kemajuan Kasus
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
ilustrasi 

Polisi Periksa Satu Tersangka Tindak Pidana Pemilu, Begini Kemajuan Kasus

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Penyidik Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Polres Aceh Utara, Kamis (9/5/2019) memeriksa satu tersangka lagi yang terlibat dalam kasus tindak pidana pemilu yaitu mencoblos surat suara berulangkali.

Tersangka tersebut, MS (19) warga Desa Matang Ulim Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. MS adalah tersangka yang ke lima yang sudah berhasil dimintai keterangan, dari tujuh tersangka.

Sedangkan tersangka, AM (21) dan MK (37) direncanakan akan diperiksa di rumahnya mulai besok.

Diberitakan sebelumnya, enam saksi terlibat pencoblosan lebih dari satu kali di TPS 97 Desa Matang Ulim pada saat pemilihan, Rabu (17/4). Mereka bisa melakukan pencoblosan lebih dari satu kali, karena mendapat suara dari panitia di lokasi tersebut. Kejadian itu, kemudian menjadi temuan Panwascam Baktiya, Aceh Utara.

“Hari ini hadir satu tersangka lagi, dia adalah MS. Sedangkan AM dan MK sampai sekarang belum bisa hadir. AM dikabarkan memang sedang sakit,” kata Kapores Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada Serambi, Kamis (9/5). Sedangkan MK belum ada informasi keberadaannya.

Disebutkan, karena keduanya belum hadir setelah dilayangkan dua kali surat panggilan dan kondisi tersangka sedang sakit, karena itu penyidik nantinya akan hadir ke rumah tersangka untuk memintai keterangan. “Berkas kasus ini akan kita pisah nantinya menjadi dua berkas,” ujar Kasat Reskrim. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved