Balap Liar Resahkan Warga Lhong Raya, Dewan Minta Polisi Turun Tangan

Balapan liar kembali terjadi di jalan protokol Banda Aceh. Sejak awal Ramadhan, remaja tanggung dari Banda Aceh dan Aceh Besar mulai rutin ‘unjuk gigi

Balap Liar Resahkan Warga Lhong Raya, Dewan Minta Polisi Turun Tangan
For Serambinews.com
Balap liar di kawasan Lhong Raya, Banda Aceh, sangat meresahkan warga setempat. Foto kiriman warga ini diambil beberapa waktu lalu. 

Balap Liar Resahkan Warga Lhong Raya, Dewan Minta Polisi Turun Tangan

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Balapan liar kembali terjadi di jalan protokol Banda Aceh. Sejak awal Ramadhan, remaja tanggung dari Banda Aceh dan Aceh Besar mulai rutin ‘unjuk gigi’ di Jalan Malikul Saleh Gampong Lhong Raya, tepatnya di depan Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.

Baca: Lagi Caleg DPRA dari Partai Aceh Laporkan Dua PPK ke Panwaslu Aceh Timur

Baca: Kemenpar RI Dukung Pengembangan Wisata Paralayang di Ladong Aceh Besar

Baca: BBPOM Sidak Panganan Berbuka, Temukan Boraks dan Formalin

 

Ada puluhan anak muda menggunakan sepeda motor yang tidak sesuai standar itu kebut-kebutan di lokasi tersebut setelah shalat Subuh, sehingga meresahkan warga di sekitar lokasi.

Raungan motor bebek yang menggunakan knalpot blong itu bahkan terdengar hingga ke gampong tetangga seperti Lamlagang, Lhong Cut, dan Mibo sejak pagi buta.

Memang aksi para pemuda tanggung itu menjadi hiburan ringan bagi segelintir remaja di lokasi, tapi nyatanya sebagian besar masyarakat sangat terganggu, apalagi yang memiliki anak kecil dan lansia di rumahnya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST yang juga berdomisili di Lhong Raya, Jumat (10/5/2019) mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait fenomena balap liar di Jalan Malikul Saleh Gampong Lhong Raya.

Bahkan Irwansyah bersama pemuda gampong setempat pernah datang untuk menertibkan balap liar itu, namun selang dua hari kemudian pertunjukan kembali terpampang.

“Selain ugal-ugalan dan mengganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat, tindakan ini juga sangat membahayakan pengendara, penonton, bahkan warga yang melintasi jalan,” ujar Irwansyah.

Dia meminta Polresta Banda Aceh ‘turun tangan’ dengan merazia dan mengambil tindakan tegas terhadap pebalap liar tersebut. Menurut dia, hanya kepolisian lah yang mampu menghentikan aksi yang meresahkan warga itu.(*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved