Doktor Sastra Bedah Puisi Penyair Aceh D Keumalawati di PDS HB Jassin Jakarta

Dari tangannya lahir banyak buku puisi, "Hujan Setelah Bara" (2012), "Surat Dari Negeri Tak Bertuan" (2006), dan banyak lagi, termasuk novel "Seulusoh

Doktor Sastra Bedah Puisi Penyair Aceh D Keumalawati di PDS HB Jassin Jakarta
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Puisi-puisi karya penyair Aceh, D.Keumalawati, yang terhimpun dalam "Bayang Ibu- Sekumpulan Puisi (2016)". 

Laporan Fikar W Eda I Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Peneliti Sastra Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Dr Sastri Sunarti membedah puisi-puisi karya penyair Aceh, D Keumalawati yang terhimpun dalam "Bayang Ibu-Sekumpulan Puisi (2016)" di Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta.

Kegiatan ini akan dilaksanakan Kamis (16/5/2019) petang dan ditutup dengan buka puasa bersama oleh Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HSKI).

D Keumalawati, seorang penyair produktif Aceh, saat ini juga menjabat Kepala Taman Budaya Aceh.

Baca: Luncurkan Dua Ponsel Terbaru di Indonesia, Berikut Harga & Spesifikasi Realme 3 Pro dan Realme C2

Baca: Ini Tiga Anak Amien Rais yang Lolos Jadi Wakil Rakyat, 1 Lolos DPR RI ke Senayan dan 2 Lagi DPRD

Baca: HS Lontarkan Ancaman Penggal Kepala Jokowi saat Demo hingga Viral, Ternyata Ini Motifnya

Dari tangannya lahir banyak buku puisi, "Hujan Setelah Bara" (2012), "Surat Dari Negeri Tak Bertuan" (2006), dan banyak lagi, termasuk novel "Seulusoh" (2007), kumpulan opini "Pembelaan Seorang Guru" (2007) dan lain-lain.

D Keumlawati juga menerima beberapa penghargaan seperti anugerah "Syah Alam" dari Pemerintah Aceh, dan beberapa waktu lalu terpilih sebagai Pemenang Utama Lomba Menulis Puisi Islam ASEAN tahun 2019, dengan puisi “Tasawuf Daun.” (*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved