Pasar Rakyat Beureunuen Banyak yang Tutup, Pedagang Pindah karena Sepi Pembeli

Dari 21 toko di Pasar Rakyat Beureuenun, Pidie, hanya lima yang masih dihuni pedagang yang berjualan.

Pasar Rakyat Beureunuen Banyak yang Tutup, Pedagang Pindah karena Sepi Pembeli
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
Pasar Rakyat Beureuenun, Pidie banyak yang tutup karena sepi pembeli dan pedagang pindah ke lokasi lain. Foto direkam, Kamis (16/5/2019). 

Pasar Rakyat Beureunuen Banyak yang Tutup, Pedagang Pindah karena Sepi Pembeli

Laporan Nur Nihayati| Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Dari 21 toko di Pasar Rakyat Beureuenun, Pidie, hanya lima yang masih dihuni pedagang yang berjualan.

Selebihnya, 16 toko milik pemkab Pidie ini sudah ditutup. Para pedagang pindah ke lokasi lain karena sepi pembeli.

Pasar Rakyat Beureunuen tersebut terletak di pinggir Jalan Medan-Banda Aceh bersisian dengan jembatan berbelok ke arah Tiro.

Bangunan pasar itu didanai APBN 2015 senilai Rp 4,6 miliar.

Jumlahnya 21 pintu dengan ukuran bervariasi. Ada yang 3x3,5 meter persegi dan ada juga 3x2 meter persegi. Harga sewa toko Rp 8 juta/tahun.

Baca: Pelajar dan Mahasiswa Ditangkap Polisi karena Jadi Admin Grup Porno di Facebook

Baca: Doa 10 Hari Kedua Bulan Ramadhan, Boleh Dibaca untuk Mendapatkan Ampunan!

Baca: Di UEA, Kalimat ‘Jangan Membuat Saya Batal Puasa karena Anda’ Bisa Berujung ke Penjara

Beberapa pedagang meminta supaya pemerintah meninjau kembali harga sewa yang dinilai terlalu tinggi. Sebab jumlah pembeli berbelanja ke pasar ini juga sangat sepi.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Pidie, Zulkifli ST mengatakan, harga sewa toko itu bukan dinas yang menetapkannya. Tapi ditetapkan dari qanun dibahas bersama di dewan.

Masyarakat yang berminat mengajukan kepada dinas melalui fahter pasar.

"Jika harga sewa tinggi kan masih ada masyarakat lain memanfaatkan pasar tersebut," demikian Kadisperindagkop dan UKM Pidie, Zulkifli ST.(*)

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved