Ini Identitas dan Izin Senpi yang Dicuri Dalam Mobil Mercedes

Senjata api (senpi) jenis Pistol yang dicuri oleh orang tak dikenal dengan memecahkan kaca mobil Mercedes Benz berplat B 2364 SBZ milik Azuarsyah..

Ini Identitas dan Izin Senpi yang Dicuri Dalam Mobil Mercedes
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Senpi jenis Pistol yang dicuri oleh orang tak dikenal dengan cara memecahkan kaca mobil Mercedes Benz, nomor polisi B 2364 SBZ, milik Azuarsyah, Kamis (16/5/2019). 

Ini Identitas dan Izin Senpi yang Dicuri dalam Mobil Mercedes  

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Senjata api (senpi) jenis Pistol yang dicuri oleh orang tak dikenal dengan cara memecahkan kaca mobil Mercedes Benz berplat B 2364 SBZ milik Azuarsyah ternyata warga Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Senpi bersama amunisi serta sebuah dompet berisi ATM, SIM dan KTP, dan kartu izin menggunakan senpi dicuri ketika mobil diparkir di halaman Masjid Alue Mudem, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis (16/5/2019) sekira pukul 16.00 WIB. Ternyata, senpi yang dicuri tersebut berpeluru karet.

Direktur Utama PT Dinar Putra Mandiri memperoleh izin menggunakan senjata peluru karet itu dari Markas Besar Kepolisian RI dengan nomor SIPSPK/7787-G/IX/2018. Senpi itu jenis pistol dengan merk Hunter cz 83 beserta 4 butir amunisi.

 

Baca: Satuan Narkoba Polresta Tangkap 173 Tersangka Selama Lima Bulan, Ini Jumlah Kasus yang Ditangani

Baca: Warga Nias Ditemukan tak Bernyawa di Simeulue

Baca: Maling Pecahkan Kaca Mobil Dirut PT Dinar Putra Mandiri, Sepucuk Senpi Dibawa Kabur

Surat izin tersebut dikeluarkan di Jakarta pada 16 September 2018 yang diteken Kepala Badan Intelelijen dan Keamanan Polri, Komisaris Besar Polisi Drs Lutfi Lubihanti.

Surat Izin penggunaan senjata peluru karet tersebut berlaku sampai 29 September 2019.

“Ia berangkat bersama temannya, Yadir Pahlevi Bin Abdul Khaliq (40) dengan alamat Jalan Stasiun Lorong Perhatian, kelurahan Belawan, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan,” ujar jar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Lhoksukon, Iptu Yussyah Riyandi, kepada Serambinews,com, Kamis (16/5/2019).

Saat ini,  Yadir dijadikan saksi atas kejadian tersebut, karena ia mengetahuinya.

“Kasus pencurian senpi tersebut diperkirakan saat pelapor sedang shalat Asar di Masjid tersebut,” kata Kapolsek Lhoksukon.

Kasus ini sampai sekarang masih dalam penyelidikan polisi. Namun, belum diketahui tujuan pria pemilik senpi bersama temannya pergi ke Aceh. (*) 
 
 

 
 
 
 

Penulis: Jafaruddin
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved