Siswa SMA Labschool Unsyiah Berdakwah Melalui ‘Ngaji on Street’

‘Ngaji on Street (NGAOS)’ adalah istilah yang tidak asing lagi di telinga siswa SMA Laboratorium

Siswa SMA Labschool Unsyiah Berdakwah Melalui ‘Ngaji on Street’
IST
SISWA SMA Labschool Unsyiah yang mengikuti program ‘Ngaji on Street’ membaca Alquran sambil menumpangibus Transkutaraja, Kamis (16/5). 

BANDA ACEH - ‘Ngaji on Street (NGAOS)’ adalah istilah yang tidak asing lagi di telinga siswa SMA Laboratorium (Labschool) Unsyiah Banda Aceh. Dalam program itu, mereka membaca Alquran sambil menumpangi bus Transkutaraja saat bulan Ramadhan. Kali ini, NGAOS yang merupakan kegiatan rutin dari Gema Ramadhan setiap tahun berlangsung pada 13-18 Mei 2019. Program yang mengusung tema ‘Semangat Dakwah Syiar di Bulan Ramadhan’ itu diikuti sekitar 50-an peserta.

Wakil Kepala Sekolah dan Wakil Ketua Manajemen Mutu Sekolah SMA Labschool, Dr Essy Harnelly MSi, kepada Serambi, tadi malam, menjelaskan, kegiatan itu bertujuan untuk memotivasi siswa melakukan kegiatan positif selama bulan puasa. Targetnya, mengajari siswa memaknai bulan Ramadhan sebagai bulan yang dilipatgandakan pahala bagi orang yang berbuat kebaikan dan sarana mendapat wawasan baru tentang agama Islam.

Essy mengungkapkan, kegiatan yang dikemas dengan konsep fun learning bertujuan agar siswa tak jenuh dalam menjalani program itu sampai selesai. “Dalam program NGAOS, perjalanan dengan menaiki bus Transkutaraja dimulai dari SMA Labschool menuju Masjid Raya Baiturrahman. Sesampai di Masjid Baiturrahman dilanjutkan dengan shalat Dhuha, zikir pagi, tadarus Alquran, tausiah, dan shalat Zuhur berjamaah,” rinci Essy Harnelly.

Ditambahkan, NGAOS dilakukan untuk menumbuhkan semangat siswa agar selalu bersama Alquran bahkan dalam penggunaan fasilitas publik seperti bus Transkutaraja. Program ini diharapkan menjadi contoh kepada generasi muda bahwa Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam wajib dibaca dan diamalkan setiap saat. Kesan antusias dan keseriusan yang didapat dari siswa selama NGAOS, sangat menyenangkan.

Dalam penyelenggaraan kegiatan itu, sambung Essy, pihak sekolah bekerja sama dengan tiga lembaga yaitu Bimbingan dan Konsultasi Belajar Nurul Fikri, Sahabat Wanita dan Anak (SWA), serta Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Fosma Unsyiah. Menyahuti anjuran Dinas Pendidikan Aceh agar sekolah mengadakan kegiatan di bulan Ramadhan, kata Essy lagi, SMA Labschool Unsyiah melalui program Gema Ramadhan melaksanakan sejumlah kegiatan di sekolah seperti shalat Dhuha, tahsin Alquran, training motivasi, belajar tentang cara berwudhu dan bertayamum, serta pembagian takjil berbuka di lingkungan luar sekolah.

Sementara Kepala SMA Labschool Unsyiah, Dr Nasir Usman MPd, sangat mendukung kegiatan itu. “Mulai tahun ini, dalam pelaksanaan Gema Ramadhan tidak hanya melibatkan guru kita saja sebagai pemateri dan pembimbing, tapi sekolah juga bekerja sama dengan LDK Fosma Unsyiah dan alumni, Nurul Fikri, serta SWA untuk membantu dan membimbing siswa. Dengan cara itu, kita berharap siswa tak bosan atau tidak jenuh. Semoga melalui kegiatan ini siswa kita dapat mengisi waktu selama Ramadhan dengan ibadah,” jelasnya.

Ketua Panita yang juga Pembina Rohis SMA Labschool Unsyiah, Rahmat Nazli SPdI, berharap siswa mendapat tambahan wawasan dan ilmu baru, serta pemahaman ayat-ayat Alquran yang nanti dapat dimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. Dikatakan, media dakwah itu merupakan sarana untuk menambah pemahaman anak-anak tentang Islam serta membawa dampak positif terhadap mereka. Sehingga Ramadhan menjadi momentum meraih takwa dan menjadi ciri pelajar yang cerdas, unggul, dan berkarakter qurani.(rel/jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved