Jamaah Syattariyah Berlebaran Hari Ini
Jemaah Tarekat SyattariyahSijunjung merayakan Idul Fitri 1 1440 H hari ini, Kamis (6/6/2019).
Lebaran hari Ini Jemaah Tarekat SyattariyahTetapkan Idul Fitri dengan Hisab Takwim Khamsiah dan Rukyatul Hilal
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
SERAMBINEWS.COM, PADANG -Jemaah Tarekat SyattariyahSijunjung merayakan Idul Fitri 1 1440 H hari ini, Kamis (6/6/2019).
Sejak Kamis pagi, Jemaah Tarekat Syattariyah Sijunjung sudah mengunjungi masjid tempat digelarnya shalat Idul Fitri.
Pantauan TribunPadang.com, sejak pukul 07.00 WIB jemaah Tarekat Syattariyah di Sijunjung sudah mulai mendatangi Masjid Istiqamah Muaro Sijunjung, sama seperti tahun sebelumnya.
Baca: Kecelakaan Lalu Lintas di Meulaboh Renggut Nyawa Pelajar Berusia 15 Tahun
Baca: Kim Jong Un Tidak Senang, Korut Hentikan Acara Pentas Seni Massal
Pukul 08.00 WIB masjid bagian dalam sudah dipenuhi oleh para jamaah yang akan menunaikan salat.
Jemaah Tarekat Syattariyah Sijunjungmerayakan Idul Fitri 1440 H dengan jadwal yang berbeda dengan penetapan pemerintah.
Iman Salat Idul Fitri Jemaah Tarekat Syattariyah M Yunus mengatakan penetapan tersebut berdasarkan sidang isbat.
"Pengumuman hari Raya Idul Fitri jatuh pada hari ini tidak didasarkan kepada keputusan yang asal-asalan. Tetapi taat kepada hasil keputusan sidang Isbat," jelas M Yunus kepada TribunPadang.com.
Baca: Sains Ungkap Hikmah Memaafkan di Hari Raya Idul Fitri: Baik untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Baca: Niat Puasa Sunat Syawal, Bolehkah Digabung dengan Qadha Puasa Ramadhan?
Ia menambahkan para ulama Tarekat Syattariyah menggelar rukyatul hilal di sejumlah titik, di antaranya Kampung Calau Jorong Subarang Sukam Nagari Muaro Kecamatan Sijunjung dan Jorong Pudak Nagari Sijunjung.
"Namun hilal belum terlihat di sejumlah titik tersebut, maka Ramadan tahun ini digenapkan menjadi 30 hari," lanjut M Yunus.
M Yunus melanjutkan sejumlah ulama melihat hilal dengan memakai mata telanjang.
Sebelumnya, Tarekat Syattariyahmenetapkan awal Ramadan 1440 H pada 6 Mei 2019.
Baca: Sahabat Ungkap Kondisi Vanessa Angel di Penjara saat Lebaran Pertama 2019, Minta Didoakan
Baca: Satu Bocah Kritis, Bangunan Rata dengan Tanah Akibat Petasan Gas Meledak di Dalam Musala
Tarekat Syattariyah menetapkan awal ramadan berdasarkan hisab dan rukyat.
Mereka menggunakan metode hisab takwim khamsiah yang telah diajarkan secara turun-temurun.
"Huruf bulan sebanyak 12 dan huruf tahun sebanyak delapan. Kita gabungkan huruf tahun dan bulan tersebut. Umpanya huruf tahun 'alif', hurup tahun 'dal', kita hitung berapa buah titiknya," ungkap M Yunus.
Kemudian baru dipastikan melalui rukyatul hilal.
Kemudian dilanjutkan menggunakan metode hisab takwim khamsiah yang berdasarkan kepada Alquran dan Hadist.
"Jadi tidak sembarangan. Kita punya dasar yang kuat," tutupnya. (*)
Baca: Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, Seorang Ulama Kharismatik Aceh Timur Meninggal Dunia
Baca: Bayi Perempuan Berumur 5 Hari Ditemukan dalam Kardus di Jalan Makam T Nyak Arief Krueng Barona Jaya
Artikel ini telah tayang di TRIBUNPADANG.COM dengan judul Lebaran Hari Ini Jemaah Tarekat Syattariyah Pakai Hisab Takwim Khamsiah & Rukyat Tetapkan Idul Fitri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tarekat-syattariyah-lebaran-hari-ini.jpg)