Selebriti

Soal Misteri Meninggalnya Michael Jackson, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Melansir dari Mirror, dilaporkan bahwa kandungan obat yang ada dalam tubuh Michael Jackson mampu merubuhkan seekor badak.

Editor: Amirullah
thehummingnotes.com
Raja Pop Dunia Michael Jackson 

Laporan Wartawan Grid.ID, Ruhil I. Yumna

SERAMBINEWS.COM - Kematian Raja Pop, Michael Jackson, masih terus menyisakan misteri.

Penyanyi legendaris itu diduga kuat meninggal dunia akibat overdosis.

Namun hingga kini belum ada kejelasan pasti mengenai penyebab kematian dari Michael Jackson.

Kini kembali sebuah fakta mengejutkan terungkap terkait kematian Michael Jackson.

Melansir dari Mirror, dilaporkan bahwa kandungan obat yang ada dalam tubuh Michael Jackson mampu merubuhkan seekor badak.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh polisi yang menangani langsung kasus kematian itu.

Baca: Diterpa Angin Kencang, Enam Toko Milik Desa di Peukan Bada Rusak

Baca: 1,5 Juta Penduduk Mauritania Pilih Presiden Baru, Pemilihan Demokratis Pertama Sejak Tahun 1960

Baca: Demi Lindungi Sang Anak dari Kebakaran, Ayah Ibu Gunakan Tubuh Mereka Sendiri sebagai Tameng

Dokter pribadi dari Michael Jackson, Conrad Murray, dalam laporannya menyampaikan bahwa King of Pop ini meninggal karena overdosis Propofol.

Tiga polisi yang bekerja dalam kasus kematian itu, akhirnya angkat bicara terkait kematian yang terjadi pada 25 Juni 2009 itu.

Tiga polisi itu adalah, Orlando Martinez, Dan Myers dan Scott Smith.

Ketiganya adalah polisi sekaligus detektif yang menangani kasus itu.

Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari Orlando Martinez.

"Dalam tubuhnya terkandung Propofol yang bisa merubuhkan seekor badak," jelas Martinez.

Salah satu profesor Anaesthesiology dari Universitas Stanford, Steve Shafer, mengklaim laporan yang dibuat dokter pribadi Michael Jackson tidaklah benar.

Baca: Per Mei 2019, Utang Indonesia Meningkat Jadi Rp4.571,89 Triliun, Ini Besar Pinjaman Luar Negerinya

Baca: Demi Cukupi Kebutuhan Hidupnya dengan Nenek Rohaya Sang Istri, Slamet Riyadi Rela Kerja Serabutan

Baca: Toke Seuem Minta Keuchik Jadi Pelopor Arisan Qurban, Bila Lebih Disumbang ke Kabupaten Tetangga

"Pada dasarnya, Murray takut dirinya ketahuan menggunakan Propofol, dia juga menggunakan tas saline untuk menggantung botol Propofol dari dudukannya," jelas Steve Shafer.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved