Liga 2
Persiraja 2 vs 1 Perserang, Begini Komentar Pelatih Kedua Tim Usai Pertandingan
Dua gol Persiraja dicetak oleh Assanur Rijal melalui sundulan di menit 41 dan Andre Abubakar di menit 75
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Muhammad Hadi
Persiraja 2 vs 1 Perserang, Begini Komentar Pelatih Kedua Tim Usai Pertandingan
Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh berhasil mengamankan poin penuh setelah mengalahkan Perserang Serang 2-1, di Stadion H Dimuthala, Lampineung, Banda Aceh, Selasa (2/7/2019) malam.
Dua gol Persiraja dicetak oleh Assanur Rijal melalui sundulan di menit 41 dan Andre Abubakar di menit 75.
Sementara gol balasan Perserang tercipta di menit injury time, tepatnya di menit 90+2 melalui tendangan Sumarna.
Baca: Forkab Sebut Ketua TKD Aceh Lakukan Manuver Politik Berlebihan
Sumarna sendiri baru masuk di menit ke-83 menggantikan Didik Ariyanto.
Dalam konferensi pers yang digelar usai pertandingan, pelatih kedua tim menyampaikan pendapatnya tentang duel tersebut.
Pelatih Perserang, Jaya Hartono yang tampil pertama langsung menyatakan jika pertandingan yang dipimpin oleh wasit Mansyur asal Jakarta berlangsung brutal.
Baca: Babak Pertama - Persiraja Banda Aceh Unggul Lewat Sundulan Assanur Rijal
"Pertandingannya brutal ini, permainan sudah seperti pencak silat, " ujar Jaya Hartono.
Menurutnya permainan tuan rumah Persiraja babak pertama sangat brutal, sehingga mereka sangat sulit mengembangkan permainan.
Namun, katanya, memasuki babak kedua permainan sudah membaik sehingga mereka dapat bermain dengan normal. Sehingga kedua tim dapat saling menyerang.
Memang pertandingan Persiraja vs Perserang berlangsung keras, para pemain sempat beberapa terlibat cek-cok dan saling dorong di tengah lapangan.
Alhasil, wasit pun mengeluarkan empat kartu kuning.
Baca: 24 Calon Taruna Akademi Militer Lulus dan Berhak Ikut Seleksi Tingkat Pusat
Sementara Pelatih Persiraja, Hendri Susilo mengatakan, meskipun berhasil menang, namun timnya belum menunjukkan permainan terbaik.
Menurutnya, serangan yang dibangun oleh timnya belum efektif karena kualitas pemainnya belum maksimal.