Mengapa Kebanyakan Pesawat Terbang Komersial Berwarna Putih? Ternyata Ini Alasannya

Pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa pesawat terbang komersial identik dengan warna putih?

Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Pesawat Boing 777 milik Garuda Indonesia yang membawa jamaah calon haji kloter pertama Aceh. 

SERAMBINEWS.COM - Pernahkah kamu bertanya-tanya, kenapa pesawat terbang komersial identik dengan warna putih?

Ternyata, faktor keselamatan, kenyamanan dan ekonomi berperan dalam sebuah tampilan pesawat.

Dilansir TribunTravel dari laman Dailymail.co.uk, warna putih pada pesawat terbang bisa memperlihatkan jika ada bercak kebocoran oli yang biasanya meninggalkan jejak berwarna gelap.

Berikut alasan mengapa pesawat terbang komersial bodinya identik dengan warna putih:

1. Membuat noda, keretakan dan kerusakan mudah terlihat.

Pesawat milik maskapai British Airways (IST/vietnamplus.vn)

Pesawat terbang diperiksa secara teratur sebeum mengudara.

Pemeriksaan pesawat terbang termasuk adanya keretakan pada body pesawat, dan warna cat putih akan membuatnya mudah terlihat.

Jill Farkas, seorang teknisi armada 787 maskapai American Airlines mengatakan kepada MailOnline Travel, "jika ada retakan yang menembus cat, itu bisa lebih mudah dilihat dengan latar belakang putih."

Baca: Lanud SIM Latih Menwa Mahadasa Aceh Belajar Ground Handling Paralayang

Baca: Tak Mau Diajak Berhubungan Suami Istri, Pacar Sebar Video Siswi Berbusana Setengah Badan di Ponorogo

2. Warna putih memantulkan UV sehingga membuat kabin lebih dingin.

Ilustrasi kabin pesawat (Pexels)

"Warna putih memantulkan sinar UV lebih efektif daripada warna lain yang lebih gelap. Hal ini membuat ruangan di dalam pesawat lebih dingin. Selain itu, warna putih juga tidak mudah pudar ketika sering terkena UV," imbuh Farkas.

3. Harga cat dan biaya perawatan lebih murah.

Cat putih lebih awet sehingga armada tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk mengecat badan pesawat yang warnanya mulai pudar.

"Cat putih biasanya juga lebih murah daripada warna lain, seperti merah dan hitam. Kimia warna lebih gelap mahal karena banyak pigmen yang perlu ditambahakan ke dalam larutan," imbuh Farkas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved