Kanal

Mukhlis Nakata, Gelandang Berdaya Tahan Tinggi

-

NAMA populernya Mukhlis Nakata. Sekilas orang pasti menganggap dia berasal dari Jepang. Tapi, gelandang Persiraja ini adalah warga Aceh Tulen. Mukhlis dilahirkan di Lambaro, Aceh Besar pada 12 Mei 1988. Kini anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Usman dan Saudah itu merupakan salah satu pemain andalan Pelatih Persiraja, Herry Kiswanto dalam melakoni kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI) musim 2011/2012.

Mantan alumni SSB Aneuk Rincong Banda Aceh tahun 2001/2002 ini menceritakan asal usul panggilan Nakata di belakang namanya. Menurut pemain jebolan PON XVII tersebut, embel-embel Nakata mencuat saat dia memperkuat sebuah tim dalam laga antarkampung (tarkam). Saat itu usianya baru 15 tahun ketika membela sebuah tim kampung dalam kejuaraan di lapangan sepakbola Lanud SIM Blang Bintang, Aceh Besar tahun 2000.

“Ada penonton yang memanggil saya Nakata saat saya memperkuat tim kampung lain. Besoknya dipanggil lagi Nakata hingga nama Nakata lebih terkenal dari nama asli saya Mukhlis,” cerita alumni MIN Lambaro, SMPN 3 Ingin Jaya, dan SMKN 2 Banda Aceh ini kepada Serambi di Stadion H Dimoerthala, Lampineung, Senin (24/10) siang.

Wajar saja panggilan nama Nakata oleh penonton mengingat saat itu sedang eksisnya Liga Seri A Italia tahun 2000. Apalagi, ada pemain asal Jepang, Hidetosi Nakata yang memperkuat AS Roma pada musim 2000/2001. Wajah Mukhlis dengan mata sipit mirip orang Jepang membuat penonton memanggilnya Nakata.

Akhinya nama Mukhlis Nakata pun tak bisa dipisahkan hingga pertama kali memperkuat Persiraja di musim 2009/2010. “Panggilan Nakata sudah melekat hingga kini,” ujar Mukhlis yang pernah tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi Abulyatama tahun 2008.

Jasa Mukhlis Nakata di Persiraja kembali dimanfaatkan arsitek Herry Kiswanto saat menukangi Laskar Rencong menghadapi kompetisi Divisi Utama musim 2010/2011. Totalitas yang diperlihatkan mantan pemain PSAB Aceh Besar saat latihan dan ketika tampil dalam pertandingan membuat sang juru taktik makin memberi kepercayaan penuh. Apalagi, dia termasuk salah satu pemain yang berjasa membawa Persiraja promosi ke level tertinggi sepakbola nasional.

“Saya bangga bisa membela Persiraja,” ujar Mukhlis yang mencetak gol pembuka saat Persiraja menaklukkan Bengkulu dengan skor 2-1 dalam partai perdana kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim 2010/2011 di Stadion di Stadion Semarak, Sawah Lebar, Bengkulu, 19 November 2010 silam.

Musim ini, Mukhlis dipastikan menjadi andalan Kang Herry untuk mengganggu dan memutuskan serangan lawannya. Kepercayaan Kang Herry bukan tanpa alasan. Sebab, Mukhlis merupakan seorang gelandang yang memiliki ketahanan fisik mumpuni dan berjelajah tinggi. Terbukti, dalam tes ketahanan fisik, Mukhlis menduduki urutan pertama dengan VO2Max mencapai 52.39 atau yang terbaik dari seluruh pemain Persiraja lain (lihat tabel hasil tes VO2Max). Tes ini merupakan parameter kondisi fisik pemain yang biasanya menjadi acuan pelatih dalam merancang taktik permainan.

“Tes VO2Max selanjutnya akan menunggu instruksi dari Kang Herry (Herry Kiswanto-red). Tes ini sangat penting untuk mengetahui kemampuan setiap pemain,” beber Pelatih Fisik Persiraja, Fajar Budiyanto kepada Serambi usai memimpin tes VO2Max para pemain di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Rabu (19/10) sore.(hd) 

Editor: bakri

Gadis 15 Tahun Diperkosa dan Dikubur di Kebun usai Tolak Cinta Pria yang 20 Tahun Lebih Tua Darinya

Berita Populer