Kanal

Dek Gam Siap Beli Saham Persiraja

-

BANDA ACEH - Teka-teki nasib saham milik Persiraja ternyata mulai menemukan titik terang. Karena, pengusaha muda Aceh, H Nazaruddin menyatakan kesiapannya untuk membeli 80 persen saham milik Lantak Laju.

“Ya, saya siap untuk membeli 80 persen saham itu. Terlebih, saham Persiraja kan belum ada peminatnya. Untuk itu, dalam waktu dekat ini, saya segera menghubungi tim formatur guna membicarakannya,” kata Dek Gam--sapaan akrab Nazaruddin--kepada Serambi via saluran telepon petang kemarin.

Seperti dirilis Serambi edisi Senin (3/4), hingga penutupan Jumat (31/3) ternyata saham milik bonden Kutaraja itu sama sekali tidak ada peminatnya. Padahal, saat ini Persiraja membutuhkan kejelasan siapa yang bertanggungjawab khususnya finansial menghadapi Liga 2 musim 2017/2018.

Sebelumnya, tim formatur sudah menawarkan saham kepada publik. Di mana untuk penawaran pertama, tim formatur memplot 51 persen buat pemilik tunggal, 29 persen untuk umum, dan sisanya 20 persen lagi diperuntukkan bagi klub-klub yang berada di bawah Persiraja.

Sebagaimana diketahui, satu lembar saham Persiraja dilepas Rp 250 ribu. Kecuali itu, bagi pihak yang berminat untuk memilikinya itu harus membeli 1.000 lembar. Keputusan membentuk Perseroan Terbatas (PT) sebagai langkah awal dari Persiraja meninggalkan gaya lama. Karena, sebelumnya, Lantak Laju selalu identik dengan penyusunan pengurus.

Menurut Dek Gam, keputusannya untuk memiliki 80 persen saham dari Persiraja tersebut, sebagai bentuk kepeduliannya dalam mengelola sepakbola secara profesional. Terlebih, pendirian PT di sepakbola Indonesia saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan. Apalagi, klub di Liga 2 juga disyaratkan memiliki badan hukum.

Terkait dengan 20 persen saham milik klub, Dek Gam secara terbuka menegaskan, dirinya tetap memiliki komitmen bahwa saham itu milik klub. Karena, dirinya sudah mengetahui dari surat kabar jika saham yang dilepas hanya 80 persen. Sementara 20 persen saham lagi utuh punya klub yang berada di bawah Persiraja. “Insya Allah, jika sudah terjadi transaksi, saham milik klub tetap utuh,” tegas mantan Ketua Harian Forki Aceh tersebut.

Jika pembelian saham mayoritas Persiraja berlangsung sukses, maka Nazaruddin alias Dek Gam akan mengikuti jejak sejumlah pengusaha yang lebih dulu menjadi pemilik saham tunggal. Misalnya, Achasanul Qosasi (Madura United FC), Gede Widiade (Persija Jakarta), Azrul Ananda (Persebaya Surabaya), Nabiel Husein (Pusamania Borneo) dan Sihar Sitorus (Pro Duta Medan).

Bagi Persiraja, dengan hadirnya pemilik sahan tunggal akan menjadi tugas baru untuk memutuskannya. Sebab, formatur Persiraja mengakui kalau adanya pemilik saham tunggal merupakan opsi kedua mereka. Di mana sebelumnya mereka gagal menjual kepada publik. Jika pun kedua opsi itu gagal, maka Persiraja kembali dengan pembentukan pengurus. (ran)

Editor: bakri
Sumber: Serambi Indonesia

Wali Kota Bogor Nyamar Pesan Wanita, Dua Pelaku Prostitusi Digerebek, Ngaku Sehari Layani 5 Pria

Berita Populer