Kanal

Jembatan di Belakang Rumah Dinas Pangdam Sempit dan Sering Terjadi Kemacetan

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Daniel A Wahab, menilai ada sejumlah jembatan di wilayah Banda Aceh yang sempit dan rusak, sehingga perlu dilakukan pelebaran dan pembangunan ulang.

Jembatan yang dimaksud seperti, Jembatan Jalan Sultan Iskandar Muda, tepatnya di belakang rumah dinas Pangdam Iskandar Muda di Punge Ujong, Kecamatan Meuraxa dan jembatan di Punge Jurong, tepatnya belakang SMAN 1 Banda Aceh.

Menurutnya, jembatan Jalan Sultan Iskandar Muda perlu segera diperlebar sebab selama ini di sana kerap terjadi kemacetan. Selain sempit, jembatan itu juga tidak ada median jalan.

“Warga selama ini sering menyampaikan keluhan bahwa jembatan itu perlu diperlebar karena sering terjadi kemacetan. Arus lalu lintas di sana memang padat karena jalan itu mengarah ke tempat objek wisata Ulee Lheue,” kata dia, Rabu (3/1/2018).

(Baca: Pohon Tumbang Sebabkan Jalan Medan-Banda Aceh Macet Selama Satu Jam)

Selain dua jembatan tadi, ada juga jembatan penghubung Gampong Merduati-Lampaseh Aceh atau sering disebut jembatan pintu air yang kondisinya saat ini sudah rusak parah.

Bahkan badan jembatan itu terbuat dari batang kelapa.

“Kalau jembatan di pintu air bukan lagi masalah pelebaran, tapi harus dibangun ulang karena sudah rusak parah. Jembatan itu merupakan jalur vital warga dari dua desa dan banyak anak sekolah yang melewati jembatan itu,” ujarnya.

Politisi PKPI ini menyampaikan dirinya sudah menyampaikan persoalan ini kepada Pemko Banda Aceh. Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menurut Daniel, sepakat harus dilakukan pelebaran dan pembangunan ulang jembatan. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Sumber: Serambi Indonesia

Berita Populer