Kanal

Surat Terbuka untuk Pengurus Masjid Raya Baiturrahman

Warga shalat Jumat di bawah payung elektrik Masjid Raya Baiturrahman yang tidak terbuka - SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD HADI

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh. Dengan penuh rasa hormat dan takzim saya ingin menyampaikan sesuatu kepada para pengurus Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Barangkali dengan surat ini ada manfaat bagi kita dan masyarakat Aceh pada umumnya. Surat ini tidak bermaksud menggurui atau mengatur-ngatur dalam hal pengurusan masjid. Tetapi ini semata-mata untuk kebaikan bagi kita semua.

Begini teungku, pada Kamis (1 Maret 2018), saya shalat Zuhur di Masjid Raya Baiturrahman, masjid terindah di Asia Tenggara dan kebanggaan rakyat Aceh. Kebetulan kali ini saya duduk persis di depan layar running text masjid. Saya sempat terkejut ketika membaca kata-kata yang keluar dalam running text itu beberapa tulisan yang menurut saya tak sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia yang benar, yaitu “Sabda Rosululloh SAW” dan juga kata “Sholat”.

Maka jika tulisan tersebut sudah sesuai ejaan bahasa Indonesia yang benar, silakan teungku lanjutkan. Tapi jika tidak benar atau kurang cocok, maka segeralah teungku perbaiki. Sebab, fungsi masjid tidak semata-mata sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai sarana pendidikan. Kasihan generasi muda jika menganggap tulisan itu sudah benar, sehingga mereka “sesat”.

Ironisnya lagi, menurut info tulisan tersebut sudah keluar cukup lama dan luput dari perhatian para pengurus masjid. Mohon maaf, ini hanya untuk kebaikan kita semua.

Misbah
Warga Ulee Kareng, Banda Aceh.

Editor: bakri
Sumber: Serambi Indonesia

Video Sel Asli Setya Novanto Diunggah Najwa Shihab, Nazaruddin Ikut Tepergok di Dalamnya

Berita Populer