Kanal

Kanji Rumbi Warisan Leluhur

-

DIKENAL mempunyai manfaat bagi kesehatan pencernaan, kanji rumbi banyak ditunggu-tunggu penikmatnya. Saat Bulan Ramadhan tiba, penganan yang satu ini menjadi primadona.

Disantap selagi hangat, kanji rumbi tak hanya gurih dan lezat di lidah, tetapi juga nyaman di perut. Inilah kanji rumbi, bubur ayam ala Aceh, yang diracik dengan penuh citarasa menggunakan resep warisan leluhur.

Warga Gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh masih setia merawat tradisi kuliner kanji rumbi. Seperti pemandangan yang terlihat di pekarangan Masjid Al-Huda, Selasa (5/6). Sejak siang, panitia menyiapkan kudapan yang berbahan utama beras dicampur aneka rempah. Tak tanggung-tanggung, proses memasak takjil itu memakan waktu hingga tiga jam.

“Saya biasa memasak kanji rumbi dari resep warisan. Dari tahun ke tahun di sini selalu dimasakkan kanji. Warga bilang, nggak lengkap Ramadhan tanpa kanji rumbi,” kata Wak Lilik, Koordinator di Masjid Al Huda, Gampong Laksana, Banda Aceh.

Sebanyak 4,5 bambu beras disiapkan untuk dimasak menjadi bubur. Sementara bumbu yang dihaluskan berupa bawang merah, bawang putih, jahe, jintan, ketumbar, dan merica. Tak ketinggalan rempah-rempah yang menguatkan rasa dan menebarkan aroma, yaitu cengkeh, serai, pala, pandan, dan temuru.

Sebagai pelengkap, ditambahkan taburan bubuk kunyit, mentega, dan tentu saja garam. Suwiran ayam atau udang hadir untuk menambah citarasa kelezatan kanji rumbi. Saat penyajian, kanji rumbi mendapat tambahan bawang goreng yang membuatr rasanya semakin menggugah selera.

Pria yang sudah sepuh itu terlihat piawai mengaduk-aduk kanji yang menebar wangi aroma rempah. Saban harinya, pihaknya memasak satu wajan besar kanji. Kanji yang telah dimasak itu menghasilkan 500 porsi dan dibagi-bagikan kepada jamaah usai shalat asar. Warga sekitar atau siapa saja yang datang bisa menyicipi kelezatan kuliner tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi tersebut.

Wak Lilik mengatakan, dana untuk membuat kanji berasal dari sumbangan jamaah. Ya, kanji rumbi bukan sekedar takjil, di dalam semangkuk bubur tersebut terdapat nilai-nilai kebersamaan sehingga semua umat muslim yang menjalankan ibadah berpuasa dapat merasakan keberkahan Bulan Ramadan. Indahnya berbagi.(nurul hayati)

Editor: bakri
Sumber: Serambi Indonesia

Gubernur Tampar Suporter PSMS Medan hingga Videonya Viral, Beri Penjelasan di Instagram

Berita Populer