Kanal

Festival Dataran Tinggi Gayo Alas Digelar 14 September 2018, Rencananya Dibuka Presiden

Rapat pertemuan koordinasi pengembangan kawasan khusus dan strategis dataran tinggi Gayo Alas di Bappeda Aceh, Jumat (27/7/2018). - SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA

Laporan Fikar W Eda | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gayo Alas Mountain International Festival (GAMIFest) atau Festival Internasional Dataran Tinggi Gayo dan Alas, akan dibuka 14 September di Takengon dan ditutup di Belangkejeren, Gayo Lues, 24 November 2018.

Direncanakan, pembukaan dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Pembukaan dirancang dengan menampilkan pertunjukan seni budaya dan ditutup dengan "Saman Roa Lo Roa Ingi" atau "Saman Dua Hari Dua Malam."

(Baca: GAMIFest 2018 Akan Tampilkan 15 Ribu Penari Saman dan Saman Roa Ingi Dua Hari Dua Malam)

Kesepakatan itu dicapai dalam rapat koordinasi Pembangunan Dataran Tinggi Gayo Alas Sebagai Kawasan Khusus dan Strategis, di Kantor Bappeda Aceh, Jumat (27/7/2018).

Sebelumnya, GAMIfest dijadwalkan belangsung 24 Agustus sampai 24 November 2018 di empat kabupaten yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara.

Sementara itu, pertemuan di Kantor Bappeda Aceh dihadiri Kepala Bappeda Aceh Azhari SE MSi, Asisten Deputi Pemberdayaan Kawasan Khusus dan Strategis pada Kedeputian bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan Kemenko PMK, Widjanarko Setiawan, serta Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Bappeda, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di empat kabupaten Dataran Tinggi Gayo Alas .

Baca: Anggota DPRA Nyatakan GAMIFest akan Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Pengembangan kawasan strategis dan khusus Dataran Tinggi Gayo merupakan perintah Presiden pada saat meresmikan perpanjangan landasan pacu atau "run way" Bandara Rembele, pada 2 Maret 2016.

Festival budaya di empat kabupaten tersebut diisi dengan berbagai atraksi budaya berlangsung secara menyebar di ke empat kabupaten, sesuai denga kekhasan masing-masing.

Kepala Bappeda Aceh Azhari mengatakan, GAMIFest merupakan pintu masuk bagi pengembanga kawasan dan strategis Dataran Tinggi Gayo dan Alas. "Jadi, tujuan akhirnya adalah pengembangan kawasan," kata Azhari.

Asdep Widjanarko Setiawan menjelaskan, Kemenko PMK akan mengkoordinasikan rencana pengembangan dataran tinggi Gayo melalui kementerian lembaga.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Serambi Indonesia

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer