Kanal

Honda Super Cub C125 Dibanderol Rp 55 Juta, Ini Cerita di Balik Mahalnya Harga Si Pitung Puluh

Honda Super Cub 125 terbaru dipamerkan di GIIAS 2018. Pameran ini diselenggarakan mulai 2 Agustus hingga 12 Agustus 2018. - Kompas.com/Setyo Adi

SERAMBINEWS.COM, TANGERANG - PT Astra Honda Motor (AHM) membawa obat rindu bagi pencinta Super Cub dengan meluncurkan reinkarnasi C125 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.

Tidak tanggung-tanggung, bebek premium ini pun langsung menyandang gelar sebagai bebek termahal di Indonesia.

Namun, di balik banderol Rp 55 juta yang disematkan AHM, ada kelebihan yang ditawarkan oleh motor yang tenar dengan sapaan "Si Pitung" alias "pitung puluh" pada eranya.

Hal pertama yang paling mendasar sudah pasti dari nilai nostalgia.

Sejak Honda menghidupkan kembali bebek Seri C di Jepang dalam jumlah terbatas, sudah banyak konsumen di Indonesia yang menanti kehadirannya. Terutama mereka-mereka yang fanatik dengan Si Pitung.

Honda Super Cub C125 dipamerkan di GIIAS 2018. (STANLY RAVEL)

(Baca: Honda Forza Resmi Diluncurkan, Ini Skema Cicilannya)

Tapi perlu diketahui, meski memiliki DNA desain yang kuat dengan pandahulunya, tapi bicara teknologi dan fitur yang disematkan saat ini sudah sangat modern.

Hal ini yang menjadi salah satu pertimbangan harga Super Cub melambung hingga tembus di atas Rp 50 juta dan masuk jajaran line-up premium Honda.

Dari sektor mesin, C125 sudah dijejali dengan teknologi SOHC berkubikasi 124,89 cc.

Detail Honda Super Cub C125 yang dipamerkan di GIIAS 2018 (STANLY RAVEL)

Mesin tersebut diklaim mampu menghasilkan tenaga 9,7 Ps di putaran 7.500 rpm serta torsi 9,79 Nm pada 5.000 rpm, otomatis lebih bertenaga dari generasi perdananya.

Tingginya harga Super Cub juga coba diseimbangi dengan ragam fitur yang jadi perangkat standarnya.

Halaman
12
Editor: Zaenal
Sumber: Kompas.com

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer