Kanal

Berpaling dari Petunjuk

Tafakur -

Oleh: Jarjani Usman

“Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga…” (QS. Al-Baqarah: 25)

Kalau diamati, orang-orang yang terjerat korupsi umumnya sudah berada di puncak hidupnya. Rata-rata sudah berada di puncak karir, puncak ketenaran, puncak kekayaan, puncak posisi, puncak pendidikan, dan puncak-puncak lain. Di saat berada di usia itu, seseorang hamba seharusnya benar-benar menikmati hidupnya, karena tak lama lagi akan menurun kualitas hidupnya (karena penyakit, tua, dan lain-lain).

Banyak ayat dan hadits yang menunjuki bahwa setiap insan akan selamat sejahtera dunia dan akhirat bila mengikuti petunjuk Allah. Sayangnya, tak semua orang berhasil meyakinkan dirinya terhadap petunjuk Allah itu. Banyak di antara kita yang berpaling dari petunjuk Allah, dengan melakukan kejahatan seperti korupsi.

Akibatnya, hidup menjadi tak tenang. Sebahagiannya sengsara di penjara bertahun-tahun. Siang malam berada di balik jeruji besi yang dingin, jauh dari keluarga, tak enak makan, tak bebas bergerak, dicemooh orang, tak sempat menghadiri acara-acara keluarga, dan lain-lain. Belum lagi kesengsaraan di akhirat kelak.

Karena itu, sepatutnya kita perlu mengajak diri untuk belajar dari kenyataan. Menjalani hidup sesuai petunjuk Allah adalah yang terbaik. Insya Allah, tenang dan bahagia dunia dan akhirat.

Editor: hasyim
Sumber: Serambi Indonesia

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer