Kanal

Kautsar: Kalau Jokowi Menang, Abu Razak Ketua PA

Kautsar Muhammad Yus - Kolase Serambinews.com/ist

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Politikus Partai Aceh (PA), Kautsar, membantah jika partainya bermain dua kaki dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 nanti.

Menurutnya, ini memang polarisasi (pertentangan) politik internal PA yang terjadi sejak pencalonan Pilkada Aceh.

Baca: Mualem Dukung Prabowo, Abu Razak Perkuat Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA-PA) Muzakir Manaf dan Sekjen DPA PA, Abu Razak (keduanya mengenakan jaket merah), usai memberikan keterangan pers di Kantor Partai Aceh (PA) di Banda Aceh, Minggu (10/4/2016). (DOK SERAMBINEWS.COM)

"Kalau Prabowo menang, Mualem masih ketua PA, tetapi kalau Jokowi menang, Abu Razak yang jadi ketua PA," tulis Kautsar dalam akun twitternya sebagaimana dikutip Serambinews.com, Selasa (4/9/2018).

Atau lanjut dia, bisa juga sebaliknya. Jika Prabowo menjadi Presiden, sebaiknya Partai Aceh dipimpin Abu Razak, dan jika Jokowi yang menjadi presiden, Mualem lah yang sebaiknya menjadi ketua Partai Aceh.

"Apapun itu, kita selalu ingin yang terbaik untuk Aceh," sebut Kautsar.

Baca: PA Main Politik Dua Kaki

Lebih lanjut ia mengatakan, perpecahan dalam Partai Aceh antara Abu Razak dengan Mualem dalam memberi dukungan pada Pilpres nanti menandakan bahwa politik Aceh saat ini dan ke depan sudah sangat tergantung dinamika politik nasional.

"Ada dugaan, beda dukungan capres antara Mualem dan Abu Razak adalah politik 'dua kaki' Partai Aceh. Tapi saya ragu dengan asumsi ini. Hal ini memang polarisasi politik internal dari sejak pencalonan Pilkada Aceh," demikian Kautsar.(*)

Penulis: Yocerizal
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Serambi Indonesia

Kronologi Turis Asal Norwegia Diperkosa Karyawan Vila di Bali, Berawal dari Minta Hidupkan Shower

Berita Populer