Kanal

Panwaslih Batalkan Bacaleg PA

- ist

* Kader Parnas yang Maju Melalui Partai Lokal

BANDA ACEH - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Sabang membatalkan pencalonan Afrizal B SHi sebagai calon legislatif (caleg) tingkat DPRK setempat dari Partai Aceh. Keputusan itu disampaikan dalam sidang ajudikasi sengketa Pemilu atas gugatan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sabang di Kantor Panwaslih tersebut, Selasa (4/9).

“Menetapkan saudara Afrizal B SHi dengan status tidak memenuhi syarat (BMS) sebagai bakal calon anggota DPRK Sabang untuk Pemilu 2019,” baca Ketua Majelis Sidang, Dasrul Naldi didampingi dua anggotanya, Sunarno dan Afriq.

Melalui putusannya, Panwaslih juga memerintahkan KIP Sabang untuk melaksanakan putusan tersebut paling lambat tiga hari kerja sejak putusan itu dibacakan.

Anggota majelis sidang, Sunarno menjelaskan dasar pertimbangan pihaknya menyatakan Afrizal berstatus BMS --meskipun KIP Sabang menyatakan memenuhi syarat-- karena ada beberapa persoalan yang dilaporkan PKS terbukti dalam persidangan.

Di antaranya, Afrizal yang berstatus kader PKS dan masih menjabat anggota DPRK Sabang periode 2014-2019 kembali maju pada Pemilu 2019 melalui Partai Aceh, tapi tidak mendapat izin dari PKS. Afrizal juga terbukti belum menyerahkan surat pengunduran diri dari DPRK Sabang sebagaimana diatur dalam Pasal 7 ayat 1 huruf t PKPU Nomor 20 Tahun 2018.

Selain itu, langkah Afrizal selaku kader partai nasional yang maju lewat partai lokal juga melanggar aturan dan tidak termasuk dari afiliasi. Sebab, afiliasi yang diatur dalam Undang-Undang Pemerintah Aceh hanya antara partai lokal dengan partai nasional, itupun untuk tingkat DPR RI.

“Kalau untuk dewan aktif mencalonkan diri dari partai lain, maka harus dibuktikan surat pengunduran diri dari partai yang ditujukan kepada pimpinan partai. Dalam fakta persidangan ketua PKS tidak menerima surat pengunduran diri,” katanya.

Sunarno juga menyampaikan bahwa putusan tersebut sudah final dan bersifat mengikat. Keputusan itu hanya bisa diubah apabila ada koreksi dari penggugat (PKS Sabang) yang disampaikan kepada Bawaslu RI.

Terkait putusan itu, Ketua KIP Sabang, Azman hingga berita ini diturunkan belum memberi jawaban. Serambi telah beberapa kali berupaya menghubunginya namun tidak diangkat handphone-nya dan SMS yang dikirim juga tidak dibalas.

Halaman
12
Editor: bakri
Sumber: Serambi Indonesia

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer