Kanal

Produk Rahn Hasan Sasar Kalangan Mahasiswa dan IRT

-

BANDA ACEH - PT Pegadaian (Persero) sudah meluncurkan produk gadai syariah tanpa biaya titipan, yaitu Rahn Hasan pada April 2018. Produk tersebut menyasar kalangan mahasiswa, ibu rumah tangga (IRT) serta pekerja dengan gaji UMR yang biasanya membutuhkan dana tambahan pada akhir bulan.

Vice President PT Pegadaian (Persero) Syariah Area Aceh, Ferry Hariawan kepada Serambi, Rabu (5/9) menjelaskan Rahn Hasan merupakan bentuk syariah dari gadai prima konvensional. Keduanya menawarkan pinjaman dengan nominal mulai dari Rp 50 ribu sampai Rp 500 ribu. Tenor pinjaman selama dua bulan dan dapat diperpenjang. Produk gadai prima kovensional tanpa bunga, sedangkan Rahn Hasan tanpa biaya titipan (mu’nah).

“Rahn Hasan adalah produk Pegadaian yang bisa menjangkau mahasiswa, ibu rumah tangga, pekerja dengan gaji UMR, dan masyarakat menengah ke bawah yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan. Jadi kami harapkan layanan ini bisa membantu mereka dan juga meningkatkan rasio inklusi keuangan di Indonesia,” kata Ferry Hariawan.

Ia menargetkan dapat memperoleh nasabah baru dari produk Rahn Hasan sebanyak 13 ribu nasabah untuk seluruh Aceh. Tahun ini, seluruh Indonesia Pegadaian menargetkan penambahan 2 juta nasabah baru. Jumlah nasabah Pegadaian per Desember 2017 sebanyak 9,5 juta nasabah, sehingga akhir 2018 ditargetkan menjadi 11,5 juta nasabah.

“Kami jamin tidak campur antara konvensional dan syariah, karena yang syariah sumber dana dari perbankan syariah,” ujarnya. Ia menyebutkan Pegadaian memiliki 4.319 kantor cabang. Sebanyak 611 kantor cabang merupakan kantor layanan syariah, khusus di Aceh ada tersebar sebanyak 61 kantor layanan syariah.

Sementara bagi calon nasabah yang ingin mengajukan Rahn Hasan, maka harus membawa atau melampirkan e-KTP atau bagi yang belum memiliki KTP elektronik, maka dapat melampirkan KTP non elektronik. Selanjutnya, nama nasabah rerdapat pada Kartu Keluarga dan tidak memiliki saldo Rahn Hasan.

“Bagi calon nasabah yang ingin mendapatkan dana pinjaman dari Rahn Hasan, maka namanya harus tertera pada Kartu Keluarga sebagai syarat kuat untuk menjadi nasabah. Anda baru bisa mendaftarkan sebagai nasabah ketika anda tidak mempunyai saldo Rahn Hasan sebelumnya,” jelasnya.

Apabila terdapat anggota keluarga yang masih berstatus mahasiswa, dan berumur tidak lebih dari 30 tahun, maka dapat mengajukan Rahn Hasan sendiri secara perorangan atau individu apabila sebelumnya sudah ada anggota keluarga yang mendaftar.

“Setiap nasabah hanya berhak menerima satu pinjaman dana dari Rahn Hasan. Nasabah dapat mengajukan Rahn Hasan kembali apabila sudah melakukan pelunasan kredit sebelumnya untuk mengajukan pinjaman dana kedua kalinya dari Rahn Hasan,” sebutnya. (una)

Editor: bakri
Sumber: Serambi Indonesia

Viral Rumah Bohemian Rapsody di Blitar, Gaya Eropa dan Dianggap Mistis, Lihat Video Penampakannya

Berita Populer