Kanal

Rugi Mendengki

Tafakur -

Oleh: Jarjani Usman

“Hasad itu memakan atau menghilangkan amal kebaikan, seperti api yang memakan dan memusnahkan kayu yang kering” (HR Abu Dawud)

Sebagaimana rasa senang, rasa dengki atau iri hati ada dalam diri kita. Namun bagi orang yang mengerti tentang berbagai kerugiannya, sifat-sifat buruk tersebut sengaja tidak dihidupkan. Diganti dengan menghidupkan dan membiasakan diri dengan rasa senang tatkala mendapati orang lain memperoleh suatu kelebihan, jabatan atau kekayaan. Lagipula, tak ada kebaikan yang diperoleh bila mendengki, kecuali merugikan diri sendiri.

Di antara kerugiaannya adalah menghapus amalan sendiri. Ini suatu kerugian besar. Soalnya, beramal adalah upaya mempersiapkan bekal untuk dibawa menuju akhirat. Sungguh menyakitkan bila apa yang telah diperoleh dengan susah payah dan menghabiskan waktu banyak, hilang seketika sebagaimana debu berterbangan.

Kerugian kedua adalah menimbulkan rasa sakit di hati kita sendiri. Di saat orang-orang berusaha memperoleh kesenangan dalam hidup ini, kita malah menghabiskan umur untuk mengaduh rasa sakit di hati.

Kerugian selanjutnya adalah berkurangnya energi untuk memikirkan diri, karena telah tersita energi untuk mendengki orang lain. Kerugian besar ini memang tak terlihat, tetapi harus diyakini ada dan memberi pengaruh buruk yang tak sedikit.

Kerugian yang lain lagi adalah mendatangkan murka Allah. Ini tentunya bukan harapan seorang mukmin; orang mukmin mencari riza Allah.

Editor: hasyim
Sumber: Serambi Indonesia

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer