Kanal

Pemkab Aceh Jaya Dapat Bantuan Rp 10 M

BUPATI Aceh Jaya T Irfan memaparkan kelanjutan rencana pengembangan sentral industri inovasi nilam Aceh di Kabupaten Aceh Jaya di Jakarta, Senin (Senin (10/9). -

* Untuk Kembangkan Nilam

CALANG - Bupati Aceh Jaya T Irfan TB diundang Kemenristekdikti untuk memaparkan kelanjutan rencana pengembangan sentral industri inovasi nilam Aceh di Kabupaten Aceh Jaya.

“Klaster inovasi nilam Aceh merupakan sebuah model pendekatan untuk peningkatan ekonomi rakyat, mendorong kolaborasi dan sinergi pelaku inovasi khususnya untuk industri nilam di Aceh, dan saya sangat mendukung perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat untuk bersinergi membangun kembali kejayaan nilam Aceh, sehingga nilam Aceh dapat menembus pasar Eropa, “ kata Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Djumain Appe dalam rapat koordinasi pengembangan klaster inovasi untuk nilam Aceh dan kelapa Minahasa Selatan di Jakarta, Senin (10/9).

Menurutnya Kemenristekdikti sangat mendukung terhadap pengembangan klaster inovasi nilam di Kabupaten Aceh Jaya, untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Sehingga dapat menyediakan bahan baku minyak nilam yang berkualitas dan sesuai harga pasar.

Dia sebutkan untuk menjadikan nilam produk bernilai tambah perlu adanya sinergitas usaha pemerintah daerah, perguruan tinggi, swasta dan komunitas. Tanpa itu, sulit untuk mewujudkan hadirnya produk unggulan daerah. Nilam di Aceh Jaya dikenal di dunia karena berkualitas baik. Bahkan, produsen parfum di Paris pun meminatinya.

Hanya saja nilam tersebut tidak diekspor langsung oleh Indonesia. Nilam Aceh tersebut dibeli Singapura dan Malaysia untuk diolah menjadi bahan intermediate, lalu mereka jual kepada kalangan produsen parfum di Paris, jelas Djumain Appe. Sementara itu Bupati Aceh Jaya T Irfan TB menyambut baik atas dukungan Kemenristekdikti yang akan membantu dana Rp 10 miliar untuk mengangkat kehidupan petani nilam dan kopra di Aceh Jaya.

“Mudah-mudahan dengan adanya dukungan sepenuhnya dari Kemeristedikti dan kolaborasi sinergitas perguruan tinggi ARC Unsyiah, dunia usaha dan industri serta pemerintah daerah, maka hama penyakit nilam salah satu penyebab surutnya semangat petani nilam Aceh Jaya selama ini akan dapat teratasi.

“Semangat masyarakat Aceh Jaya pada era 90-an akan termotivasi kembali sehingga masyarakat kembali menanam nilam, sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga, dan akan menghasilkan produksi nilam berkualitas, dan petani nilam dapat kembali sejahtera,” sebut Irfan TB.(c52)

Editor: bakri
Sumber: Serambi Indonesia

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer