Kanal

Pernah Pakai Dolar untuk Tisu Toilet, Nauru Kini Sengsara karena Penduduknya Gemar Foya-foya

- Google/ Intisari online

Mereka menjadi punya banyak uang, membeli tiket untuk membawa mereka pada perjalanan belanja ke Hawaii, Guam dan Singapura.

Seorang kepala polisi bahkan membeli Lamborghini berwarna kuning, kemudian mendapati dirinya terlalu gemuk untuk muat di belakang kemudi.

Baca: Hasil Survei LSI, PDIP Berpotensi Jadi Pemenang Pileg 2019

"Dari tahun 1970-an hingga 1990-an kami dihujani kekayaan tapi kami tidak tahu cara menanganinya," kata Evi Agir, 40, seorang penduduk pulau Nauru yang memainkan gitarnya di bawah naungan pohon ketika anak-anak berlari-lari di sekitar kakinya.

"Hampir tidak ada orang yang berpikir untuk menginvestasikan uang itu."

Manoa Tongamalo, 43, yang terancam pengangguran mengatakan, "Banyak hal-hal bodoh terjadi. Orang-orang akan pergi ke toko, membeli beberapa permen, membayar dengan banyak uang dan tidak minta kembalian."

"Mereka bahkan menggunakan uang itu sebagai kertas toilet."

Baca: Dinas Pendidikan dan BPKP Aceh Siapkan Pencegahan Pungutan Liar di SMK

Karena keserakahan manusia dan gemar hidup berfoya-foya, kini Naurumenjadi negara yang miskin dan keindahan alamnya juga telah rusak. (Intisari-Online.com/Adrie P. Saputra)

Artikel ini tayang pada Intisari Online dengan judul : Pernah Pakai Dolar untuk Tisu Toilet, Mantan Negara Kaya Ini Kini Sengsara karena Penduduknya Gemar Foya-foya

Editor: Fatimah

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer