SerambiIndonesia/
  • Warga Aceh di Bogor Gelar SEURAMOE

    Acara itu bukan hanya menampilkan budaya seni seperti tari saman, namun juga diwarnai dengan bazar kuliner Aceh.
  • Puisi

    Perjalanan Jauh

    Aku sedang berkemas menyiapkan segala keperluan perjalanan yang akan kutempuh begitu jauh tak ada hitungan mil ke berapa sampai
    Puisi
  • Puisi

    Suatu Senja di Bukit Lamreh

    Setelah tujuh puluh empat anak tangga aku merasa cukup tinggi dalam kesunyian angin di atas mekar teratai batu aku mendengar serapah seperti kutuk
    Puisi
  • Cerpen

    Jengek

    UDARA terasa segar hari ini. Marzuman menyisap rokoknya dengan perasaan menyenangkan
    Cerpen
  • Cerpen

    Kelingking

    PULUHAN tahun telah berlalu, tetapi tinta ungu pada jari kelingking Samsul bin Ridwan tak juga bisa hilang
    Cerpen
  • Cerpen

    Musik Indonesia Hari Ini

    MELIHAT hingar-bingar musik Indonesia dewasa ini menarik untuk dibahas dan dikritisi. Apalagi penggunaan kalimat ‘Musik Indonesia’
    Cerpen
  • Puisi

    Kalakanji

    Bagaimana jika sebelum ini, aku adalah kalakanji dan kau celana katun yang dipakai seorang pengembala atau sepotong gaun gadis
    Puisi
  • Bayangan Terakhir

    HUJAN belum lagi reda, namun aku harus pulang sebelum matahari tenggelam. Melihat setumpuk pekerjaan
    Cerpen
  • Begitulah

    terkadang kita tidak bisa mengucapkan selamat tinggal pada tiang dermaga pada teluk
    Puisi
  • Kisah Putroe Neng

    BICARA sejarah, Aceh tercatat memiliki banyak sekali wanita hebat dan perkasa, seperti Cut Nyak Dien dan Cut Mutia
    Cerpen
  • Puisi

    Cerita tentang Teh

    dua gelas teh, selalu kusiapkan setiap pagi dan malam selalu. segelas buatku, segelas buatmu. kita minum berdua, sambil rancangkan masa depan, dan bin
    Puisi
  • Apresiasi

    Ayah Ubit

    Begitulah, salah satu bait lagu “Geunang Geudong” karya Ayah Ubit dizaman 1960-an
    Cerpen
  • Cerpen

    Pemburu Mephistopeles

    Setelah gagal menjadi penulis, Jarimundir sering tidur di tikungan jalan. Menjelang tengah malam
    Cerpen
  • Penodongan di Sebuah Bank Pada Bulan Muda

    LELAKI berseragam coklat muda sudah sepuluh menit berada di depan teller Perempuan berhijab lebar dan berbadan tambun semakin
    Cerpen
  • Cerpen

    Suara Siluman

    MALAM merangkak perlahan di antara terpaan cahaya rembulan yang dingin dibalut embun
    Cerpen
  • Puisi

    Rintik-rintik Harapan

    wajah kami saban hari menadah ke langit melihat awan gelap di udara berharap ada butiran
    Puisi
  • Puisi

    Hujan Yang Membawamu Pergi

    Bukan hujan yang membawa kepedihan Bukan hujan yang menjadikan perpisahan
    Puisi
  • Puisi

    Hujan Bulan Ini

    Kaubilang hujan itu indah Ketika air jatuh dan mengenaimuKau menjelma pelangi
    Puisi
  • Cerpen

    Makam di Bawah Pohon Tua

    PADA siang hari saja, pohon itu nampak angker. Cahaya matahari yang menimpa pohon itu sering
    Cerpen
  • Puisi

    Menulis Puisi Melankolis

    Hari ini menjadi hitungan genap untuk kita saling menghilangkan jejak,
    Puisi
  • Cerpen

    Damaran

    Sungai Damaran baru saja tenang setelah marah meluap-luap. Dua hari lalu airnya naik hingga beberapa meter. Semenjak
    Cerpen
  • Puisi

    Anak Sungai

    jam tujuh pagi telah tuntas mencuci piring setelah isi perut mobil-mobilan tergeletak di bawah jendela kamar
    Puisi
  • Cerpen

    Pembunuhan!

    PEMBUNUHAN! Pembunuhan! Seorang ibu berteriaksaat melewati jembatan Jambong dengan motor matiknya. Lampu depan motor langsung enerabas hutan
    Cerpen
  • Cerpen

    Abu Berpakaian Kantoran

    BUNYI suara bel sepeda membuatku langsung melihat ke belakang. Beberapa meter daritempatku
    Cerpen
  • Cerpen

    Pasukan Cap Sauh

    PERNAHKAH kau mendengar tentang Pasukan Cap Sauh? Tidak banyak lembaran sejarah
    Cerpen
  • Puisi

    Pasie Karam

    Pasie Karam. Gemetar hatiku jika mendengar kisahmu berathun berbilang
    Puisi
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help