Puisi - Budaya

  • Puisi

    Cerita tentang Teh

    dua gelas teh, selalu kusiapkan setiap pagi dan malam selalu. segelas buatku, segelas buatmu. kita minum berdua, sambil rancangkan masa depan, dan bin
  • Puisi

    Rintik-rintik Harapan

    wajah kami saban hari menadah ke langit melihat awan gelap di udara berharap ada butiran
  • Puisi

    Hujan Yang Membawamu Pergi

    Bukan hujan yang membawa kepedihan Bukan hujan yang menjadikan perpisahan
  • Puisi

    Hujan Bulan Ini

    Kaubilang hujan itu indah Ketika air jatuh dan mengenaimuKau menjelma pelangi
  • Puisi

    Menulis Puisi Melankolis

    Hari ini menjadi hitungan genap untuk kita saling menghilangkan jejak,
  • Puisi

    Anak Sungai

    jam tujuh pagi telah tuntas mencuci piring setelah isi perut mobil-mobilan tergeletak di bawah jendela kamar
  • Puisi

    Pasie Karam

    Pasie Karam. Gemetar hatiku jika mendengar kisahmu berathun berbilang
  • Puisi

    Tambora

    tambora muntah darah malam hari moyang kami bercerita; ketika bulan luruh
  • Aceh Sehari Bersama Penyair 8 Negara

    Seminar bertema“ Perbandingan Sastra Antar Bangsa” dibuka untuk umum digelar mulai pukul 08.30 WIB–Pukul 12.45 WIB, dilanjutkan bedah buku dari pukul
  • 27 Judul Buku Puisi Diluncurkan di Temu Penyair 8 Negara

    “Mudah-mudahan peluncuran buku puisi 27 penyair di temu penyair 8 negara ini, menjadi cacatan sejarah bagi Aceh dan Nusantara,”
  • Tawakkal

    Berkurun waktu aku menunggu bayang-bayang raib dalam keteguhan
  • Puisi

    Setapak Jalan Berbatu

    bertahun-tahun kita lewati jalan ini bertemu setapak berbatu di penghujung persimpangan;
  • Puisi

    Lawe Bulan

    tak ada waktu menggantungkan hidup pada impian. Aku saksikan sungai-sungai masih mengalirkan
  • Puisi

    Sepasang Mata Ibu

    Dalam gelap kemarin, hanya matamu yang terang
  • Puisi

    Harapan

    Mendung mengurung diri dalam mataku, Hanya untuk beberapa saat
  • Puisi

    Pulang

    Nyatanya kau masih tetap hidup bersama tungku-tungku membakar rindu
  • Puisi

    Rindu

    aku membisu bagai singa meraung tanpa suara
  • puisi

    Bersama din saja

    kita terkadang ombak melekat pada daun daun. seperti embun embun birahi
  • Puisi

    Anjing Pemimpin

    bagi pemimpin kita ini anjing
  • Puisi

    Jaga Pati

    angin ribut meniup dedaunan semak belukar belantar
  • Puisi

    Sebuah Buku dan Saku

    Hari ini aku melihat buku-buku begitu cemburu di rak kedua seorang penyair masih saja menghitung hujan
  • Puisi

    Yang tak Terbaca

    Embun tak lupa Karena pagi selalu datang
  • Puisi

    Mencari Emak

    mencari emak di rumput yang dingin diakarnya berserabut tanah yang gembur batu-batu, pasir-pasir tak terhitung
  • Puisi

    Untuk Seorang Gadis

    Kuberikan cendera mata sebagai tanda bahwa aku menyukaimu kau yang sedang khusuk dengan dunia barumu “Ini,” aku berkata dari kejauhan
  • Puisi

    Ziarah

    sepotong sore yang jatuh dari matamu membaringkanku bersamanya
  • Dua Sastrawan Aceh Wakili Jakarta dan Banten di Kongres Kesenian Indonesia

    FIkar W Eda saat ini menjabat Ketua Komites Sastra Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), dan Mustafa Ismail, Ketua II (Bidang Program) Dewan Kesenian Tangeran
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help