Sriwijaya Post
home / nanggroe / kutaraja

Kandidat Dicecar 600 Soal

Sabtu, 15 Oktober 2011 13:00 WIB
BANDA ACEH - Para bakal calon yang ikut pemilihan kepala daerah di 17 kabupaten/kota plus dua pasang calon gubernur Aceh, Sabtu pagi ini (15/10), akan menjalani tes kesehatan di RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh. Pihak panitia menyatakan, ini merupakan tes kesehatan pertama dalam pilkada Aceh, yang setara dengan tes kesehatan calon presiden.

Ada hal yang membedakan dari tes kesehatan calon pada pilkada sebelumnya. Dalam tes ini, para peserta akan dicecar 600 pertanyaan tertulis. “Usai tes, semua jawaban tersebut akan diperiksa dengan komputer. Berikutnya, masing-masing kandidat akan menjalani tes wawancara yang dilakukan oleh ahli psikologi,” kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia Aceh dr Fachrul Jamal kepada wartawan, Jumat (14/10).

Disebutkan tahapan pemeriksaan kesehatan terhadap kandidat kepala daerah di Aceh ini akan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Tes ini dikuti 68 orang kandidat, termasuk dua pasang cagub/cawagub, Irwandi Yusuf/Muhyan Yunan dan Tgk H Ahmad Tajuddin (Abi Lampisang)/Ir Suriansyah. Selain itu ada juga calon incumbent dari beberapa daerah, seperti Mwardy Nurdin/Illiza (Banda Aceh) dan Ibnu Hasim (Gayo Lues).

Untuk tahap awal, para kandidat akan berkumpul di ruang auditorium untuk mendengarkan penjelasan dari ketua IDI tentang mekanisme pemeriksaan. “Mungkin hanya butuh 15 menit untuk briefing ini,” kata dr Fachrul.

Selanjutnya para kandidat akan diperiksa darah. Setelah fase ini selesai, sebanyak 32 kandidat akan tetap tinggal di ruang auditorium guna mengikuti tes psikologi. Sedangkan 36 kandidat lainnya akan menjalani pemeriksaan fisik.

Untuk memudahkan pemeriksaan fisik ini, para kandidat dibagi menjadi enam kelompok terdiri dari enam orang per kelompok. “Setiap kelompok nantinya akan ada petugas pemandu yang mendampingi mereka,” katanya.

Selain itu para kandidat juga akan dites menjawab lebih dari 600 pertanyaan tertulis. “Tidak ada yang berat, karena pertanyaannya pun menyangkut hal-hal yang ringan,” kata dr Fachrul.(sar)

* Tes psikologi, berlangsung di ruang auditorium lantai satu RSUZ
* Tes psikologi dan wawancara butuh waktu sekitar dua jam
* Sebanyak 32 kandidat pada pagi hari mengikuti tes psikologi dan wawancara
* Pada siang hari, 36 kandidat lainnya yang menjalani pemeriksaan fisik, bisa beristirahat dan shalat, tapi tidak diperkenankan pulang w Selama pemeriksaan kesehatan ini, ada dua kali pemeriksaan darah
* Dilarang membawa makanan apa pun dari luar
* Dilarang membawa HP lebih dari satu
* Menggunakan pakaian khusus yang disediakan pihak rumah sakit w Pemeriksaan secara simultan di enam ruangan terpisah, yakni pemeriksaan di ruang Radiologi, THT, Audiometri, Saraf, Neurobehavioe, dan  Kardiologi.(sar)

Editor : hasyim
Share on Facebook
Terkait
Tribun Network

Kembali ke Home
Full Site