Serambinews.com
home / nanggroe / lhokseumawe

IRT Diperas Penelpon Mengaku Polisi

Rabu, 2 November 2011 08:30 WIB
LHOKSEUMAWE – Aksi penipuan melalui handphone (HP) yang meminta sejumlah uang dilaporkan kembali marak di kawasan Lhokseumawe. Motif klasik itu tetap saja ampuh untuk setidaknya membuat gabuk dan panik korbannya. Kasus terbaru menimpa, Ida Ibrahim (30) Ibu rumah tangga Desa Meunasah Mesjid Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe, Senin (31/10). Ia mengaku ditelepon oleh pria yang mengaku polisi dan meminta uang sebagai tebusan karena anaknya yang telah ditangkap polisi. Sempat panik luar biasa, akhirnya Ida mengabarkan persoalan tersebut kepada seorang polisi wanita (Polwan). Wanita itu baru sadar jika ia hanya berusaha ditipu, oleh pecundang yang mengaku-ngaku polisi. Nyaris saja Rp 10 juta terbuang percuma. “Saat itu saya sedang di rumah, tiba-tiba saya menerima telepon dari seorang pria yang mengaku polisi. Penelepon menyebutkan telah menangkap anak saya karena kedapatan bawa sabu-sabu. Lelaki penelepon itu lalu meminta uang sebesar 10 juta supaya anak saya bisa dilepas,” kata Ida kepada Prohaba siang kemarin.

Saat itu, Ida mengaku kian panik karena tak tahu harus kemana mencari uang sekitar Rp 10 juta yang diminta penelepon, sebab jika tak disediakan, kasus tersebut akan diproses secara hukum. “Kalau kita proses ibu harus memiliki uang sekitar Rp 35 juta, tapi kalau damai-damai ibu hanya menyediakan Rp 10 juta saja, kalau mau kasus ini diselesaikan secara damai, ibu segera kirim uangnya,” kata Ida meniru ucapan penelpon.

Dalam kondisi panik, Ida segera mengabari persoalan tersebut kepada seorang polisi wanita yang dikenal Polres Lhokseumawe. Setelah dijelaskan polisi bahwa itu aksi penipuan, Ida mengaku baru lega. “Saya baru sadar ditipu penelpon tersebut ketika menghubungi anak saya di sekolah, ternyata ia tak tahu apa apa dan sedang belajar di sekolah,” kata Ida seraya menyebutkan nomor Handphone yang digunakan pelaku yaitu nomor 085372336812 dan nomor 085360821332.(c37)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
Serambinews.com Network

Kembali ke Home
Full Site