Elemen Sipil Demo Kasus Mesuji di Meulaboh
Kamis, 22 Desember 2011 09:36 WIB

MEULABOH - Puluhan elemen sipil yang menamakan diri Masyarakat Aceh Sayang Mesuji (Masam), Rabu (21/12) melancarkan aksi demo dan orasi di Bundaran Pelor atau depan Gedung DPRK setempat. Mereka mendesak pemerintah mengusut tuntas tragedi maut antara warga dengan petugas keamanan perusahaan perkebunan PT Sumber Wangi Alam (SWA) di Desa Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, 24 April 2011 lalu.
Dalam aksi demo yang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian, mereka juga mendesak Pemerintah Aceh untuk mengevaluasi dan mencabut HGU perusahaan yang terindikasi menciptakan kejanggalan dan memicu konflik pertanahan di Aceh.
Para pendemo yang terdiri dari kalangan mahasiswa, organisasi kepemudaan, lembaga swadaya masyarakat tersebut dalam aksinya berpakaian serba hitam serta membawa poster, pengeras suara, dan membagikan selebaran kepada pengguna jalan.
Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, pendemo menyatakan tragedi berdarah di Mesuji tidak tertutup kemungkinan akan terjadi daerah lain termasuk di Aceh. “Karena itu kami berharap pemerintah harus belajar dari kasus Mesuji sehingga tidak terjadi lagi,” ujar Zulhelmi Ridwan, koordinator aksi.
Setelah menyampaikan orasi sekitar 2 jam, para pendemo akhirnya membubarkan diri.(riz)
Editor : bakri
Share on Facebook