SERAMBINEWS.COM, DEPOK - Enam bulan ini, dua kali hutan Universitas Indonesia di Kota Depok disisir pasukan Detasemen Khusus 88 Antiteror.
Penyisiran pertama dilakukan pada hari Sabtu, 12 November 2011 lalu. Penyisiran terakhir berlangsung Kamis (9/2/2012) ini di hutan yang sama, dengan lokasi berbeda.
Pada November tahun lalu, penyisiran dilakukan di hutan UI yang berada di sebelah timur Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Ketika itu, pasukan antiteror tidak berhasil menemukan senjata dan amunisi. Pada penyisiran Kamis inilah, pasukan antiteror menemukan senjata laras panjang buatan pabrik.
Mengapa hutan UI menjadi sasaran penyisiran? Hutan UI tidak memiliki penjaga khusus yang memantau setiap hari. Semua warga dapat mengakses hutan tersebut, apalagi separuh dari wilayah hutan tidak berpagar.
"Tidak ada yang menjaga hutan secara khusus, kami mengontrolnya saja setiap hari dengan patroli," kata Kepala Satuan Pengamanan Kampus UI, Namin. Namin ia juga tidak menduga, ada tempat penyimpanan senjata di dalam hutan.