Penyekap Suami Istri belum Teridentifikasi
Rabu, 22 Februari 2012 12:34 WIB
LHOKSEUMAWE - Pelaku penyekapan terhadap Adi Joko (29) dan istrinya Asmawati (20), warga Desa Panton Kecamatan Nisam, Aceh Utara di rumahnya di areal perkebunan sawit Desa Km VIII, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara pada Minggu (19/2) sekitar pukul 22.00 WIB hingga kini belum terindentifikasi. Karena itu, pihak kepolisian teru menyelidikan kasus tersebut.
“Besok (hari ini-red) kita akan panggil saksi korban untuk dimintai keterangan lagi, sebab sebelumnya korban masih trauma. Meski minim saksi, kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini,” ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso melalui Kapolsek Simpang Keuramat Ipda M Nasir kepada Serambi, kemarin.
Sementara Muslim (57), pemilik kebun sawit yang dijaga Adi Joko mengatakan dirinya mengetahui kejadian itu pada Senin (20/2) pagi ketika pergi ke kebun sawit. “Saya melihat pelepah kelapa sawit dan brondolan berserakan di sekitar halaman rumah yang ditempati Adi joko,” ujarnya.
Lalu, kata Muslim, dirinya menanyakan kepada penjaga kebun yang masih ketakutan dalam rumah. Usai mendengar cerita kejadian itu, kata Muslim lagi, dirinya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Simpang Keuramat. “Sampai sekarang penjaga kebun sawit saya mengaku masih trauma. Kami berharap polisi dapat mengungkap tuntas kasus ini,” harap Muslim.
Seperti diberitakan kemarin, enam pria bersebo (penutup wajah) menggunakan satu mobil pikap, Minggu (19/2) malam sekitar pukul 22.00 WIB dilaporkan menyekap Adi Joko (27) bersama istrinya yang berada di sebuah rumah dalam areal perkebunan sawit di Desa Km VIII, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara. Setelah menyekap korbannya, pelaku mendodos sawit selama dua jam hingga penuh satu pikap, kemudian kabur.(c37)
Editor : bakri
Share on Facebook