TOPIK

Cerpen

  • Sang Penjilat

    MALAM menggairahkan itu datang kembali. Tepat pukul 24.00 WIB, wajah Durjantiba-tiba kembali berubah

  • Celaka

    SUNGGUH, tidak ada yang lebih kha daripada Mustafa Musa. Bahkan jika ia berjalan di pasar, seakan bukan

  • Penambang Pasir

    ANGIN bertiup kencang sepanjang pagi awal Februari 1999. Pertanda kemarau panjang akan dimulai dalam beberapa hari. Di langit

  • Sepasang Kaki

    SEJAUH pandangan JalanDelhi lurus ke depan. Mobil, angkutan kota, motor, tak berhenti lalulalang

  • Anik. .

    BULAN sabit yang menggantung di langit malam pada penghujung bulan Desember kali ini, turut menyumbang

  • Hari hari Aina

    Saban hari, waktu seakan kian mencekik Aina. Ia kerap kehilangan lolongan anjing di kala malam atau kehilangan lembab udara di waktu pagi

  • Bhoneka dan Garuda

    MURAL yang dilukis oleh Idrus bin Harun merupai sisa bangkai ayam yang telah dimakan anjing. Seekor anjing yang memakan ayam

  • Jubah

    SEORANG tukang obat keliling telah menyaru sebagai perwira polisi sebanyak tiga kali, enam kali sebagai kadi

  • Lapar

    AIR bah kuning kental itu berasal dari puncak Gunung Damaran

  • Hembusan Duri

    TAK sia-sia, aku berada di posisi yang sudah lama aku incar. Tak ada yang tahu rencanaku, kecuali Tuhan. Orang tua?

  • Ruang 7

    SAYA, mungkin sama seperti kalian yang membaca cerita ini, tidak mengerti persis, mengapa letak Ruang 7 itu mesti di sudut

  • Gonggongan Anjing dan Suara Tokek

    AKU terbangun dari tidur untuk sekian kali setelah bermimpi tentang ibu. Dan itu adalah mimpi buruk

  • Penari Saman Merindu Laut

    MIMPI Win terhenti bersamaan dengan runtuhnya dinding gunung berbatu pada pendakian menuju

  • Hujan

    SUDAH lima hari hujan mengguyur bumi dengan lebat, sehingga nenekmemutuskan

  • Rumah yang Paling Dirindukan

    SEJAK pagi sudah lima kali ibu bolak-balik ke kamar mandi, mual dan muntah seperti tidak ada habisnya

  • Orang Gila

    Seingatku, orang gila itu sudah lima hari di desa ini. Tidak ada yang tahu asal muasalnya

  • Sepasang Mante Tua

    Seratus tahun lalu, sekelompok pemburu menemukan seorang Mante di belantara hutan yang kini telah

  • Ebru Gulsen dan Gulungan Puisi

    EBRU GULSEN, si penyair Istanbul itu berjalan lurus di sela barisan ratusan lelaki yang baru mendarat di Kuala Aceh

  • Kita Memang Sendiri

    PADA suatu pagi di bulan Februari 2015, ketika udara masih sejuk, sesosok laki-laki tua menapaki jalan raya Setui, lalu berbelok ke jalan

  • Negeri yang Tenggelam

    SIANG itu adalah hari yang menyengat ketika aku mendapati diriku di atas balok kayu seukuran semeter, tanpa sehelai pakaian

  • Jembatan dan Kenangan-Kenangan

    BERPULUH tahun kemudian ia akan ingat, ia pernah menikmati malam yang indah di jembatan ini

  • Hikayat Emping Melinjo

    Di seberang sebuah anak sungai di Pidie, kau akan menemukan sebuah kampung di mana pohon-pohon melinjo tumbuh berhimpitan

  • Kesaksian Rumah Kosong

    RUDI bukan satu-satunya pengguna narkoba yang tertangkap polisi pada saat penggerebekan di rumah

  • E m a k

    AKU terbangun mendengar suara-suara aneh dari dapur. Emak sedang memasak

  • Beberapa Siti

    SUDAH entah berapa kali Ramadan lintang lalang dalam kehidupan kami; sudah entah berapa kali daun ketapang

  • Sekuwat

    RINTIK HUJAN sore dan mendung hitam tak menghalangi Sekuwat menyabit rumput di tepi Sungai Peusangan

  • Mahar Abu Rumpun Bambu

    LENGKING suara himbee sahut menyahut. Bergelantung, melompat, bergelayut pada dahan-dahan di kerimbunan

  • Pos Tentara

    Pada dinding tembok bekas pos tentara yang ada di desa saya, kini telah menjadi tempat curahan tulisan

  • Apamuh, Si Peniup Tukut

    CUACA cukup bersahabat. Angin bergeming. Bintang-gemintang bertaburan di langit Payani

  • Peracik Kopi dari Tepi Bukit

    BERJUMPA dengan orang ini, tidak terperkirakan sama sekali. Ketika ingin melihat gotong royong massal

 Prev 12 3 4 5 Next  Last ›
© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved