TOPIK
Kasus Hambalang
-
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dijadwalkan menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini
-
Upaya Mallarangeng bersaudara saat ini adalah untuk 'membagi kesalahan
-
"Di era demokrasi ini, semua orang bebas bicara tapi hukum tetap hukum, masyarakat bisa menilai dengan cerdas,"
-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalka pemeriksaan terhadap mantan Kepala BPN, Joyo Winoto terkait kasus dugaan korupsi Hambalang
-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)memanggil mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault, terkait kasus dugaan korupsi
-
"KPK akan mengembangkannya lebih jauh, itu janji saya," kata Ketua KPK, Abraham Samad
-
Ia diperiksa sebagai saksi tersangka Deddy Kusdinar, dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Sekolah Olahraga Nasional (SON) di Hambalang
-
"Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan kasus Hambalang. Namun, saya kecewa dengan janji-janji yang disampaikan Ketua KPK Abraham Samad,"
-
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bagian Informasi dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, Senin (29/10/2012)
-
"Mungkin ada orang dalam nggak suka (laporan audit Hambalang) lalu dibocorin,"
-
"Yang bersangkutan kita periksa sebagai saksi," ujar Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, di kantornya, Jakarta
-
"Itu ada-ada saja orang itu bikin isu. He-he-he. Kalau tidak yah tidak (benar),"
-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami peran Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng
-
Tidak ada yang dikorbankan, pokoknya saya dan seluruh jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga selalu siap bekerjasama penuh dengan KPK
-
"Saya sudah bilang sejak awal yang terlibat dalam Hambalang ini Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng. Kan ini memang dua orang otaknya,"
-
Untuk kasus ini, KPK telah menetapkan mantan Kepala Biro Rumah Tangga dan Keuangan Kemenpora Deddy Kusdinar sebagai tersangka
-
Dalam mega proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional tersebut, Wisler menjabat sebagai ketua lelang proyek
-
Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengembangkan kasus dugaan korupsi anggaran proyek Hambalang, Jawa Barat
-
Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan, pemeriksaan terhadap saksi tidak hanya akan ditujukan kepada PNS Kemenpora
-
Pasalnya, KPK mengendus adanya dua indikasi korupsi dalam proyek tersebut
-
Kasus ini menarik, karena ada sejumlah aliran dana dalam jumlah besar kepada pihak-pihak tertentu
-
Penyidik KPK melakukan penggeledahan di lantai enam gedung Kemenpora, guna mengumpulkan bukti atas kasus korupsi
-
Tidak ada istilah KPK gamang. Di bawah saya, KPK pasti meningkatkan penyelidikan kasus Hambalang ke status penyidikan
-
"Itu ada keanehan jelas kan dari Rp100 miliar jadi Rp 200 miliar lalu berubah jadi Rp1,2 triliun," kata Wakil Ketua KPK
-
Minggu depan Panja Hambalang akan mengundang beberapa pihak Menpora,
-
Panitia Kerja (Panja) Hambalang Komisi X DPR kembali menguak fakta tentang kasus proyek Pusat Olahraga Hambalang
-
"Indikasinya sangat kuat. Anggaran multiyears proyek Hambalang itu melanggar prosedur,"
-
Jika Menpora tetap berpegang pada rencana program saat saya menjabat dimana Hambalang hanya untuk sekolah saja, insyaallah tidak akan ada masalah
-
Ketua KPK Abraham Samad menyatakan, saat ini pihaknya belum bisa menetapkan tersangka kasus tersebut
-
Dari pantauan tribun, Andy datang mengenakan batik corak bunga mawar, pukul 09.15 WIB.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved