Mobil Ketua Koperasi Diberondong

Mobil Toyota Fortuner milik Husaini, Ketua Koperasi Catur Karya, penduduk Alue Papeun, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Mobil Toyota Fortuner milik Husaini, Ketua Koperasi Catur Karya, penduduk Alue Papeun, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, diberondong orang tak dikenal (OTK) di kawasan Desa Munye Cut Bahagia, Kecamatan Kuta Makmur, Rabu (27/7) sekitar pukul 18.20 WIB.  

Beruntung, tembakan pelaku yang diduga menggunakan senjata AK-47 tidak mengenai Husaini maupun dua orang lainnya yang berada di dalam mobil tersebut. Bahkan ketiganya berhasil menyelamatkan uang yang mereka bawa dari bank untuk staf koperasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi, peristiwa itu terjadi ketika Husaini bersama Romi dan Hasballah, warga Simpang Keramat, melaju naik Fortuner ke arah Simpang Tiga untuk membayar gaji staf koperasi. Uang gaji itu baru saja dicairkan Husaini dari Bank Mandiri Lhokseumawe. Nilainya ratusan juta rupiah.

Namun, sesampai di lokasi kejadian, empat OTK yang bersenjata laras panjang (diduga AK-47) langsung melepaskan tembakan.  Kawasan itu berbukit. Jarak rumah warga dari lokasi pemberondongan sekitar 200 meter.

Begitu diberondong peluru, ketiga korban langsung melarikan diri ke arah hutan. Ini membuat pelaku leluasa memecahkan kaca mobil korban dan mengambil tas yang berisi dokukmen, kemudian langsung kabur menggunakan mobil Avanza warna hitam.

Ada saksi yang mengetahui kejadian itu. “Saat itu saya sedang di rumah bersama anak-anak. Saya sempat mendengar letusan senjata beberapa kali dari kawasan perbukitan Dusun Drien Soh. Tak lama kemudian, sejumlah mobil polisi menuju ke atas sana,” kata Aliah, warga Desa Munye Cut Bahagia kepada Serambi tadi malam.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Kukuh Santoso melalui Kasat Reskrim AKP Galih Indragiri yang dihubungi Serambi tadi malam, mengatakan dari lokasi kejadian polisi telah mengamankan sebuah selongsong peluru jenis laras panjang. “Berdasarkan hasil penyelidikan polisi di lokasi, pelaku diduga lebih dari dua orang. Mereka menggunakan senjata laras panjang dan mobil jenis Avanza warna hitam,” ungkapnya.

Hingga kini, lanjut Kasat Reskrim AKP Galih Indragiri, sejumlah polisi masih melakukan penyisiran di kawasan tersebut untuk mengejar pelaku.  “Pelaku tidak sempat mengambil uang korban. Tas yang diambil pelaku hanya berisi dokumen, bukan uang. Uang milik korban berhasil diselamatkan. Kini para korban sedang dimintai polisi keterangannya,” ujar Kasat Reskrim. (c37/bah)

Penulis: admin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved