Rabu, 17 Juni 2026

Pesantren Modern Al Manar, Aceh Besar (3)

Anak Yatim Gratis Biaya Pendidikan

Pondok Pesantren Al Manar didirikan pada 23 Juli 2001 di Desa Lam Permei Cot Irie, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar

Tayang:
Editor: bakri
Pondok Pesantren Al Manar didirikan pada 23 Juli 2001 di Desa Lam Permei Cot Irie, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Lembaga pendidikan ini didirikan atas prakarsa Ketua Yayasan Bungong Jeumpa H. Azhar Manyak (Abu Manyak Ulee Kareng) di atas tanah yang luasnya 4,2 ha. Pada tanggal 23 Juli 2001, diresmikan pembukaannya oleh Bupati Aceh Besar, Drs. Sayuti Is, MM. Kini ada 318 santri yang berasal dari berbagai daerah di Aceh, termasuk dari Sumatera Utara.

“Tujuan didirikan pesantren ini adalah untuk menampung anak yatim supaya bisa memperoleh pendidikan agama dan umum yang layak. Nantinya mereka diharapkan bisa menjadi orang-orang yang berguna bagi agama nusa dan bangsa, layaknya anak-anak lainnya. Makanya, khusus untuk anak yatim dan piatu kita gratiskan biayanya. Namun, banyak juga anak-anak di luar yatim piatu yang memilih Pesantren Al Manar untuk menuntut ilmu,” ujar Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Tgk. H. Fakhruddin Lahmuddin, S.Ag kepada Serambi, kemarin.

Pesantren modern ini adalah lembaga pendidikan formal terpadu di mana santrinya bermukim di asrama yang dikelola langsung oleh guru-guru alumni Dayah Darussalam Labuhan Haji, alumni Gontor dan sarjana Unsyiah/IAIN Ar-Raniry. Awalnya pesantren ini  punya fasilitas  penginapan yang sangat sederhana dengan jumlah santri perdana 77 orang, terdiri atas  26 santri yatim/piatu yang dibiayai oleh  Azhar Manyak dan santri umum dengan biaya mandiri.

Pesantren ini menganut sistem pendidikan terpadu antara kurikulum Nasional Depag RI/Depdiknas, kurikulum dayah tradisional Aceh dan kurikulum Gontor. Prinsip kontinuitas dan profesionalitas dianut seiring dengan kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Jenjang pendidikannya terdiri atas  tingkat Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Para santri dapat mengikuti UAN MTs pada tahun ketiga dan UAN MA pada tahun keenam.

Perpaduan ini terbukti menimbulkan sinergi yang saling melengkapi kekurangan pada masing-masing kurikulum. Sehingga dapat memberikan dan menyajikan muatan ilmu pengetahuan secara sempurna (kaffah) kepada anak didik. “Pada beberapa pelajarannya menerapkan metode penyampaian dengan bahasa Arab dan bahasa Inggris yang disesuaikan dengan kemampuan berbahasa anak pada kehidupan sehari-hari. Mengingat program dua bahasa (Arab dan Inggris) juga menjadi bahasa percakapan mereka sehari-hari di asrama,” ungkap Tgk Fakhruddin.

Susunan muatan yang telah dipertimbangkan masak-masak, membuat para alumni  MAS Al-Manar dapat melanjutkan studinya ke berbagai perguruan tinggi, negeri maupun swasta, di dalam dan di luar negeri. “Bahkan ada yang ke luar negeri, seperti Oman, Sudan, Tunisia, Mesir, dan negara lain,” ujar Tgk Fakhruddin Lahmuddin.(muhammad hadi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved