SMAN 4 Kembali Diserang
Siswa SMAN 8 kembali melempari sekolah SMAN4, Rabu (3/10) hingga puluhan kaca jendela hancur.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4, kembali diserang siswa SMAN 8, Rabu (5/10) denggan melempari batu. Akibatnya, puluhan keping kaca jendela SMAN 4 yang berada di bagian belakang dan baru diganti pascakejadian, pada Selasa (4/10) sore kemarin kembali pecah.
Keberutalan siswa-siswa SMAN 8 sepertinya tidak mampu diredakan guru mereka. Puluhan personil Polisi yang mendapat informasi, berhasil menghentikan aksi berutal siswa SMAN 8 itu dan sampai siang Rabu, masih berjaga-jaga di lokasi sekolah.
Penyerangan kedua tersebut sebagai buntut dari aksi penyerangan yang dilakukan Selasa (4/10) yang mengakibatkan kaca jendela 11 ruang kelas dan 1 laboratorium milik SMAN 4 itu berantakan. Ikrar penyelasaian terhadap kasus perselisihan antara SMA 4 dengan SMA 8 Banda Aceh, yang telah disepakati sebelumnya, ternyata hanya sebatas slogan.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Armensyah Thay, mengultimatum bila kasus ini kembali terjadi, Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas. "Besok (Kamis-red) pagi kami akan mengumpulkan semua para siswa SMA 4 dan 8. Kami harapkan ada penyelesaiannya yang final," kata Kombel Pol Armensyah.
Pihak Polisi sudah "mengantongi" identitas siswa yang melepari sekolah SMAN 4. "Kita ingin mengedepankan dulu cara-cara bijaksana.Sengaja hari ini tidak kita ambil tindakan tegas. Tapi, bila kejadian ini berlangsung, terpaksa kita bertindak tegas," tukas Kapolresta Banda Aceh itu
Penyerangan dilakukan saat jam belajar, sehingga siswa SMAN 4 yang sedang belajar menjadi panik dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Para siswa SMA 8 dengan berkonvoi bukan hanya melempari sekolah, tapi juga mencari siswa SMAN 4 yang pulang sekolah. Keadan baru bisa dikendalikan setelah puluhan personil Polisi mendatangi lakosi dan menyisir beberapa jalan di kawasan tersebut.(*)