Sekeluarga Tumbang Usai Pajoh Kulat
Satu keluarga bertumbangan, sejenak makan (pajoh) malam dengan ‘teman nasi’ berupa sayur kulat (jamur-red) yang dipetik di pohon sawit.
Mereka yang menjadi korban adalah Razali (47), Nuraini (35), Ernawati (16), Khairunnisa (12) dan Aidatul Hijjah (9). Ketiganya terpaksa dilarikan ke Puskesmas Tanah Jambo Aye, dan mendapat perawatan intensif, sejenak mabuk jamur tersebut. “Jamur itu dipetik istri saya di pohon sawit. Waktu itu, istri saya baru pulang dari sawah. Melihat ada jamur, dia langsung petik, dan memasaknya. Kami semua makan jamur itu,” ujar Razali kepada Prohaba, Jumat (14/10).
Ditambahkan, usai mengkonsumsi jamur itu, dia merasa mual dan pusing, lalu muntah. Tidak lama kemudian, istri dan anaknya mengalami hal serua. Razali pun memberitahukan musibah itu kepada tetangga dan kerabatnya, hingga mereka langsung di bawa ke Puskesmas setempat.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Tanah Jambo Aye, Fitriadi, menyebutkan kondisi korban kini mulai membaik. “Saat dibawa, kondisi mereka lemah. Itu disebabkan karena terlalu banyak muntah,” ujar Fitriadi.
Ditambahkan, pihaknya menduga bahwa jamur tersebut mengandung racun. Sehingga, jika dikonsumsi bisa membahayakan tubuh. “Kalau tidak kenal jenis jamurnya, jangan sembarang dikonsumsi. Lebih baik jangan dikonsumsi. Efeknya bisa fatal jika jamur tersebut mengandung racun yang mematikan. Lebih baik waspada,” ujar Fitriadi.
Disebutkan, dalam jamur beracun biasanya terkandung zat berbahaya yang menyebabkan gangguan metabolism tubuh dan system pernafasan. “Gejalanya diawali pusing, wajah memerah, diare dan muntah-munta. Jika terlambat ditangani, bisa mengakibatkan pingsan atau meninggal dunia,” pungkas Fitriadi.(c46)