Jumat, 10 April 2026

Panin Bank Salurkan Benih Trembesi ke Aceh Tengah

Panin Bank Kantor Cabang Lhokseumawe menyalurkan bantuan benih trembesi ke sejumlah perwakilan organisasi dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

Editor: bakri
zoom-inlihat foto Panin Bank Salurkan Benih Trembesi ke Aceh Tengah
Salah seorang perwakilan dari Panin Bank, KCU Lhokseumawe, Naiti Rofiya, (kiri) Jumat (14/10) menyerahkan bantuan bibit trembesi kepada sejumlah LSM perduli lingkungan di Kabupaten Aceh Tengah.SERAMBI/MAHYADI
TAKENGON - Panin Bank Kantor Cabang Lhokseumawe menyalurkan bantuan benih trembesi ke sejumlah perwakilan organisasi dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan di Kabupaten Aceh Tengah. Proses serah terima berlangsung di Café Batas Kota, Kampung Paya Tumpi, Takengon, Jumat (14/10).

“Beberapa waktu lalu pengelola media online lintas gayo mengirim surat ke Panin Bank tentang adanya sejumlah komunitas di Gayo, khususnya di Kabupaten Aceh Tengah yang ingin bekerjasama terkait lingkungan. Hari ini kita realisasikan harapan itu,” kata Naiti Rofiya, perwakilan Panin Bank KCU Lhokseumawe.

Menurut Naiti, program penanaman kembali hutan (reforestry) di Indonesia merupakan wujud kepedulian Panin Bank terhadap komunitas dan lingkungan sekitar. Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan reforestry Indonesia yang diresmikan Presiden RI, Panin Bank mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk melakukan penanaman pohon trembesi.

Naiti menjelaskan, bentuk kerjasama dengan masyarakat maupun organisasi terkait dengan penanaman bibit trembesi ini tidak terlalu jauh. Pihak Panin Bank hanya menyerahkan bantuan berupa bibit dan polybag. Sedangkan untuk proses selanjutnya telah menjadi tanggung jawab masyarakat maupun lembaga yang menerima bibit.

Khalisuddin dari Forum Lintas Gayo menyebutkan, gerakan yang digagas oleh Panin Bank sangat membantu program reforestry. Namun, kata Khalisuddin, untuk lebih menambah nilai bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, disarankan agar program tersebut dilanjutkan dengan sejumlah penyesuaian terutama terkait jenis pohon yang ditanam. “Umumnya masyarakat Gayo berprofesi sebagai petani kopi. Karenanya kami berharap bibit pohon yang disalurkan sesuai untuk pelindung tanaman kopi,” ujar Khalisuddin. (c35)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved