Provinsi Serahkan Waduk Rp 125 M ke Lhokseumawe
Pengelolaan waduk penampungan air (Reservoir Waduk Pusong), Kecamatan Banda Sakti diserahkan kepada Pemerintah Kota
Pada acara itu, Muhyan didampingi para kepala bidang. Sedangkan dari Pemko Lhokseumawe Wali Kota didampingi Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe Suryadi serta Kepala Dinas PU Lhokseumawe, T Zahedi. Untuk diketahui, waduk seluas 160 hektare itu yang dibangun untuk mengurangi banjir di Lhokseumawe itu kini menjadi salah satu objek wisata di kawasan itu.
Muhyan mengaku bangunan ini belum sempurna karena masih ada saluran induk dan tesier yang belum dibangun. Untuk itu, lanjutnya, Dinas PU Aceh akan memplot dana untuk kelanjutan pembangunan saluran induk serta tersier itu. Muhyan menginginkan waduk tersebut memberi nilai tambah bagi Pemko Lhokseumawe dan masyarakat. “Program jangka panjang, air waduk itu agar bisa diolah sehingga menjadi air yang layak konsumsi,” ujarnya.
Sementara Munir Usman menyambut baik penyerahan asset waduk Pusong. Meski sudah serah terima, Munir berharap BMCK memperbaiki beberapa sisi waduk yang perlu pembenahan seperti kedalaman waduk. “Ini masalah teknis dan mudah-mudahan ada jalan keluarnya,” ujar Wali Kota.
Terkait pengelolaan waduk, lanjut Munir, pihaknya dalam waktu dekat akan membentuk satu Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Munir juga meminta BMCK Aceh untuk memplot dana pembangunan jembatan Los Kala, Kecamatan Muara Dua.(swa)