Provinsi Serahkan Waduk Rp 125 M ke Lhokseumawe

Pengelolaan waduk penampungan air (Reservoir Waduk Pusong), Kecamatan Banda Sakti diserahkan kepada Pemerintah Kota

BANDA ACEH - Pengelolaan waduk penampungan air (Reservoir Waduk Pusong), Kecamatan Banda Sakti diserahkan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe. Penyerahan aset senilai Rp 125 miliar itu dilakukan Kainas Bina Marga Cipta Karya Aceh, Muhyan Yunan kepada Wali Kota Lhokseumawe, Munir Usman di Sekretariat BMCK Aceh, Kamis (3/11) kemarin.

Pada acara itu, Muhyan didampingi para kepala bidang. Sedangkan dari Pemko Lhokseumawe Wali Kota didampingi Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe Suryadi serta Kepala Dinas PU Lhokseumawe, T Zahedi. Untuk diketahui, waduk seluas 160 hektare itu yang dibangun untuk mengurangi banjir di Lhokseumawe itu kini menjadi salah satu objek wisata di kawasan itu.

Muhyan mengaku bangunan ini belum sempurna karena masih ada saluran induk dan tesier yang belum dibangun. Untuk itu, lanjutnya, Dinas PU Aceh akan memplot dana untuk kelanjutan pembangunan saluran induk serta tersier itu. Muhyan menginginkan waduk tersebut memberi nilai tambah bagi Pemko Lhokseumawe dan masyarakat. “Program jangka panjang, air waduk itu agar bisa diolah sehingga menjadi air yang layak konsumsi,” ujarnya.

Sementara Munir Usman menyambut baik penyerahan asset waduk Pusong. Meski sudah serah terima, Munir berharap BMCK memperbaiki beberapa sisi waduk yang perlu pembenahan seperti kedalaman waduk. “Ini masalah teknis dan mudah-mudahan ada jalan keluarnya,” ujar Wali Kota.

Terkait pengelolaan waduk, lanjut Munir, pihaknya dalam waktu dekat akan membentuk satu Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Munir juga meminta BMCK Aceh untuk memplot dana pembangunan jembatan Los Kala, Kecamatan Muara Dua.(swa)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved