Ayah Peudada Meninggal Dunia
Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun. Tgk Ilyas Ibrahim (58) atau lebih dikenal Ayah Peudada, Pimpinan Pesantren Darul Aman Peudada
Tgk Muhibban HM Hajat, murid Ayah Peudada yang kini tinggal di Lamteumen, Banda Aceh menginformasikan gurunya itu dibawa ke BMC Bireuen sekitar pukul 16.00 WIB kemarin karena menderita penyakit paru-paru. Ayah Peudada, menurut Tgk Muhibban, akhirnya meninggal dunia di RS itu sekitar pukul 18.45 WIB.
“Jenazah almarhum langsung dibawa pulang ke rumahnya di Kompleks Pesantren Darul Aman. Beliau meninggalkan seorang istri dan tujuh anak. Rencananya besok (hari ini-red), jenazah almarhum akan dikebumikan di pemakaman Kompleks Pesantren Darul Aman,” kata Tgk Muhibban yang menghubungi Serambi tadi malam.
Sebelum memimpin Pesantren Darul Aman pada tahun 1990-an, lanjut Tgk Muhibban, Ayah Peudada pernah menjadi guru senior di Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, Bireuen. “Beliau juga telah banyak mendidik santri hingga kini telah menjadi pimpinan dayah di Aceh, termasuk saya. Karena itu, kami sangat merasa kehilangan. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini,” harap Tgk Muhibban.(sal)