Droe Keu Droe

Jaga Malam tak Bersyariat

APA yang dilakukan oleh penjaga malam, tak lain dan tak bukan adalah melakukan kegiatan “Peh batee dan Peh Tem”

APA yang dilakukan oleh penjaga malam, tak lain dan tak bukan adalah melakukan kegiatan “Peh batee dan Peh Tem”. Dua bentuk perbuatan yang sia-sia, perbuatan yang tak bermanfaat dan sangat dilarang dalam Islam (syariat). Bahkan lebih dari itu, kegiatan ini juga melanggar HAM. Melanggar HAM karena memaksa orang untuk datang ke tempat yang sia-sia itu, hanya sekadar mendengar orang bergosip dan mengunjing di tengah malam. Melanggar HAM juga karena memaksa warga yang tidak datang dengan menjemput paksa di tengah malam secara bergerombolan. 

Ini terjadi di Jl. Flamboyan PT Meusara Agung, seorang ibu yang sudah berumur, hampir kena serangan jantung karena pintu rumahnya digedor tengah malam oleh kelompok pemuda yang menjemput paksa.

Namun alamat yang dituju tidak ada yang bernama seperti yang dicari oleh penjaga malam itu. Mereka tak pun merasa bersalah, bahkan menjadi bahan gosib dan tertawaan lagi ketika kembali ke pos jaganya. 

Jika kegiatan ini adalah perintah dan atau kebijakan para Muspida/Muspika plus, maka mereka sudah sepatutnya sebagai bagian dari yang melanggar syariat, sebab menyuruh dan memaksa warga untuk melakukan perbuatan yang sia-sia, sebab menyuruh dan membiarkan warga “meneror” warga lain yang tak mau bergabung dalam kesia-siaan, sebab menyuruh warga bergadang menjelang Shubuh, dan kebanyakan meninggalkan shalat Shubuh. Sebab ketika menjelang subuh mereka pulang untuk menarik selimut kembali. 

Wahai pemimpin bangsa Aceh yang mulia, bukankah itu melanggar syariat? bukankah tugas keamanan dan ketertiban itu adalah kewenangan kepolisian seperti amanah undang-undang? Tidakkah kamu berpikir, bahwa perbuatan sia-sia itu dilarang dalam Islam? Kenapa kamu biarkan itu terjadi? Kenapa kamu biarkan sang penjaga malam melakukan “teror” terhadap seorang ibu yang sudah berumur itu? Dan kenapa kezaliman terus terjadi dan tak ditertibkan, sebagaimana engkau tertibkan anak-anak Punk di SPN Seulawah?

Tgk. H. Irsyadi, Lc
Wali Muda Aceh Berdomisili di Aceh Besar
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved