Rabu, 8 April 2026

Anggota Dewan Pertanyakan Mutasi Guru SD ke SMA

Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Abdul Muthalib, menilai mutasi guru yang dilakukan dinas pendidikan, pemuda, dan olahraga

Editor: bakri
LHOKSUKON - Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Abdul Muthalib, menilai mutasi guru yang dilakukan dinas pendidikan, pemuda, dan olahraga (disdikpora) setempat dua hari lalu tak profesional. Pasalnya, ada guru SD yang dipindah menjadi guru SMA. Selain itu, ada empat guru di SMPN 1 Syamtalira Aron yang dipindah ke sejumlah lain tanpa ada penggantinya.

“Seharusnya, guru dipindah ke jenjang yang sama. Dalam minggu ini kita akan panggil disdikpora untuk menanyakan masalah itu,” sebut Abdul Muthalib yang akrab disapa Taliban, kepada Serambi, Minggu (5/1). Karena itu, politisi Partai Aceh tersebut meminta Dinas Pendidikan Aceh Utara mengevaluasi kembali surat keputusan (SK) mutasi itu.

Sekretaris Disdikpora Aceh Utara, Drs Yusri, mengatakan, tujuan mutasi guru tersebut agar ada pemerataan guru di semua sekolah. “Tapi, bila ada laporan yang menyebutkan setelah mutasi terjadi kekosongan, akan kami pelajari lagi laporan itu. Soal guru SD kita mutasi ke SMA, mereka sudah S1 dan memiliki kemampuan yang baik,” jelas Yusri.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved