Kahitna Selamatkan Penonton dari Kebosanan Rick Price

Mengenakan setelan kemeja putih dipadu rompi dan celana hitam

Editor: snajli
zoom-inlihat foto Kahitna Selamatkan Penonton dari Kebosanan Rick Price
Twitter/Kahitna Full
Kahitna dan Rick Price di panggung Dahsyat RCTI, Kamis (7/3/2012).
SERAMBINEWS.COM, YOGYAKARTA - Mengenakan setelan kemeja putih dipadu rompi dan celana hitam, Rick Price tampil membosankan di depan ribuan penonton yang memadati Grand Pacific Ballroom, Yogyakarta, Jumat (9/3/2012) malam.

Pada konsernya yang bertajuk Indonesia Tour 2012 Rick Price-Kahitna, panggung berukuran sekitar 12x6 meter tempat penyanyi asal Australia tampil, terlihat kosong karena Rick Price tampil tanpa band pengiring.

Penonton pun belum terbakar semangatnya, sebab banyak lagu Rick Price yang masih asing di telinga penonton. Tak ada alunan koor massal maupun sing a long dari penonton di enam lagu awal.

Setelah hampir satu jam penampilan Rick Price dengan 12 tembangnya, atmosfir sontak berubah menjadi semarak, saat Kahitna naik panggung membawakan nomor 'Cerita Cinta' yang dirilis pada 1994.

Kahitna seolah menjadi penyelamat para penonton yang hampir bosan dengan penampilan dingin Rick Price. Seketika, histeria penonton pecah sembari diiringi lantunan suara dari ribuan penonton.

Terlebih, ketika band yang telah 25 tahun mengisi industri musik Indonesia memainkan lagu 'Andia Dia Tahu'. Penonton seolah mendapat suntikan semangat dengan bertepuk tangan dan bergoyang badan, meskipun hanya dengan duduk di kursi.

"Selamat malam Yogya, piye kabare? Ini adalah kota pertama dari lima kota yang akan menjadi tempat tur kita bareng Rick Price. Kita akan berbagi cinta malam ini, " ucap Hedi Yunus.

Dimotori oleh Yovie Widianto sebagai otak di balik tembang-tembang Kahitna, Hedi Yunus, Carlo Saba, dan Mario Ginanjar sebagai frontman sukses memanaskan ballroom ketika memainkan tembang manis 'Tak Sebebas Merpati'. Sebab, seorang penonton wanita diajak Hedi dan Carlo untuk bernyanyi bersama di atas panggung.

Berturut-turut, 'Setahun Kemarin', 'Terlalu Lama Menunggu' dan 'Tak Akan Terganti' menjadi repertoir indah nan syahdu. Sekaligus menjadi pembuktian, jika band yang pertama dibentuk pada 24 Juni 1986 tetap solid dengan sembilan album studio yang dihasilkan.

Kesolidan itu dikuatkan dengan hanya satu kali berganti personel, ketika Ronny Waluya digantikan Mario Ginanjar pada 1997.   

"Kalian (penggemar) tidak akan menjadi bekas buat kami. Kalian akan tetap menjadi yang terindah sampai kapan pun. Sama seperti lagu berikut," ucap Yovie kepada penonton, sebelum Kahitna memainkan single 'Mantan Terindah'.

Penonton mulai berdiri dari tempat duduknya kemudian bergoyang, ketika band asal Bandung memainkan nomor dengan irama up beat, 'Cantik', yang diambil dari album yang rilis pada 1996.

Dengan tiket berharga mulai Rp 300 ribu untuk kelas festival sampai Rp 1,5 juta untuk kelas VVIP, rasanya pantas jika Kahitna disebut sebagai bintang panggung dibandingkan Rick Price yang membawa label artis internasional.

Meskipun, tak bisa dipungkiri jika Price dikenal sebagai pencetak one hits wonder, yaitu single 'Heaven Knows'. Tak banyak memang lagu lain miliknya yang mampu menembus pasar internasional. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved