Rabu, 3 Juni 2026

Pelukis Batik Sabang Usulkan Hak Paten

Sejumlah pelukis yang tergabung dalam Komunitas Vignet Kota Sabang, meminta pemerintah setempat mendukung para seniman itu

Tayang:
Editor: bakri
SABANG - Sejumlah pelukis yang tergabung dalam Komunitas Vignet Kota Sabang, meminta pemerintah setempat mendukung para seniman itu dalam membuat hak paten terhadap lukisan-lukisan tangan mereka di atas kain batik.

Koordinatir Vignet Sabang, Putra (26), kepada Serambi Rabu (21/3) mengatakan, saat ini ia dan lima rekannya sudah merilis vignet/lukisan tangan pada sejumlah kain batik. Dalam waktu dekat, mereka akan mengukuhkan Komunitas Batik Vignet dan mematenkan batik Sabang.

“Motif yang kami kembangkan mirip dengan batik Aceh, tapi ditambah dengan motif-motif lain ala Sabang. Kami sudah memperkenalkan kepada masyarakat. Ternyata peminatnya banyak, termasuk turis asing etnik Tionghoa,” kata Putra.

Menurut Putra, dalam sehari, biasanya mereka dapat menyelesaikan dua hingga lima lukisan dengan berbagai ukuran. “Untuk satu lukisan ukuran 60x40 sentimeter butuh waktu tiga hari,” katanya.

Tahap awal, mereka gencar mempromosikan karyanya dengan melirik para turis hingga ke Kilometer Nol dan sejumlah objek wisata seperti Iboih, Gapang, dan Sumur Tiga. Harga batik Rp Rp.10.000 s/d Rp.150.000.

“Kami berharap bisa mematenkan batik khas Sabang ini melaui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Untuk itu kami berharap ada dukungan Pemko Sabang,” katanya.(gun)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved