Darni Janji Teken Qanun Jinayah
Pasangan cagub/cawagub yang berkampanye di berbagai wilayah Aceh, Senin kemarin tampil prima di hadapan massa pendukung mereka.
BIREUEN - Pasangan cagub/cawagub yang berkampanye di berbagai wilayah Aceh, Senin kemarin tampil prima di hadapan massa pendukung mereka. Pasangan cagub/cawagub Prof Darni M Daud/Tgk Ahmad Fauzi MA yang berkampanye di lapangan sepakbola Blang Asan Peusangan, Bireuen selain menyuarakan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan juga berjanji akan meneken qanun jinayah jika memang mereka dipercayakan memimpin Aceh untuk periode 2012-2017.
Janji akan meneken qanun jinayah tersebut disampaikan cawagub Tgk Ahmad Fauzi sebelum orasi politik Darni M Daud. Menurut Ahmad Fauzi yang selama ini dosen IAIN Ar-Raniry Darussalam, di Aceh telah lama diberlakukan syariat Islam, namun pelaksanaan di lapangan masih terkendala karena eksekutif belum menandatangani qanun jinayah. “Bagaimana syariat Islam bisa berjalan baik kalau qanun jinayah dan qanun hukum acara jinayat yang berisi aturan tentang pelaksanaan syariat Islam, termasuk yang mengatur sanksi bagi pelanggarnya tidak diteken. Jika kami memang dipercaya untuk memimpin Aceh ke depan, kami janji akan meneken qanun tersebut,” kata Ahmad Fauzi disambut gegap gempita oleh massa pendukungnya.
Sedangkan Darni Daud kembali mempertegas komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pembangunan sektor pertanian, dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat.
Gratis biaya kuliah
Cagub/cawagub Irwandi Yusuf/Muhyan Yunan, Senin kemarin berkampanye di Lapangan Musara Alun, Takengon, Aceh Tengah. Di hadapan massa pendukungnya, Irwandi berjanji akan menggratiskan biaya kuliah bagi mahasiswa yang berasal dari daerah terpencil di seluruh wilayah Aceh. Bahkan ia akan memberikan beasiswa penuh untuk melanjutkan studi anak-anak dari kawasan terpencil di Aceh.
Tanpa didampingi Muhyan Yunan, Irwandi naik ke panggung utama sekitar pukul 14.00 WIB dengan mengenakan kaos oblong warna orange dipadu celana jeans abu-abu. Mobil timses cagub/cawagub nomor urut 2 tersebut dijejer di sekeliling panggung. Lapangan Musara Alun seluas tiga kali lapangan sepakbola itu, sepertiga bagiannya dipenuhi massa Irwandi bersama aneka jenis kendaraan pendukungnya.
Secara khusus dalam orasinya sekitar satu jam lebih, Irwandi berjanji memberikan beasiswa penuh bagi mahasiswa daerah terpencil, misalnya dari Kemukiman Pameu, Kecamata Rusip Antara dan Kemukiman Jamat, Kecamatan Linge, Aceh Tengah. Karena, kata Irwandi, selama ini mereka tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi karena kekurangan dana.
Selain beberapa kawasan terpencil Aceh Tengah, katanya, beasiswa penuh juga diprioritaskan untuk mahasiswa daerah terpencil di Pinding, Kabupaten Gayo Lues, Pasir Putih, Kabupaten Aceh Timur, serta Pulau Banyak dan Bulohseuma, Aceh Selatan.
Irwandi Yusuf akan memperhatikan nasib petani kopi yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat Gayo. Selain itu, program lanjutan pembangunan Jalan Bireuen-Takengon sepanjang 101 kilometer dengan memperlebar dan mengaspal ruas jalan tersebut juga menjadi prioritas jika masyarakat mempercayakan dirinya kembali memimpin Aceh.
Nazar di Lhoksukon
Cagub/cawagub Aceh, Muhammad Nazar/Nova Iriansyah, Senin kemarin tampil berkampanye di depan massa pendukungnya di Lapangan Landing, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Massa Nazar termasuk abang becak yang berdatangan dari berbagai kawasan Aceh Utara maupun Kota Lhokseumawe. Pementasan dua penyanyi dangdut lokal ikut menyemarakkan kampanye cagub/cawagub nomor urut 4 tersebut.
Di hadapan massa pendukungnya, Muhammad Nazar berjanji jika dirinya dipercayakan untuk memimpin Aceh bersama Nova Iriansyah pada periode 2012-2017 akan meningkatkan anggaran untuk kesejahteraan dayah dan guru dayah. Nazar juga mengulangi komitmennya untuk meningkatkan pendapatan para keuchik di seluruh Aceh.


